Djarot wakili DPP PDIP serahkan Jenazah Prof Hamka Haq di UIN Makassar

* Hamka wafat di usia 71 tahun

Djarot wakili DPP PDIP serahkan Jenazah Prof Hamka Haq di UIN Makassar
Ketua DPP PDI Perjuangan bidang ideologi dan kaderisasi Djarot Syaiful Hidayat menyampaikan testimoni penyerahan jenazah Prof. Hamka Haq kepada pihak UIN Alauddin Makassar di Samata, Gowa, Jumat (8/12/2023). (IST/HO)

KABAR.NEWS, Gowa - Jenazah Ketua DPP PDIP Bidang Keagamaan Prof. Hamka Haq telah tiba di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, untuk selanjutnya dimakamkan, Jumat (8/12/2023).


Sebelum dimakamkan, Prof. Hamka Haq disemayamkan di Masjid Kampus 2 UIN Alauddin Makassar, Samata, Gowa. Hamka merupakan guru besar Fakultas Ushuluddin dan Ilmu Politik kampus almamater hijau tersebut.


Sebelum diantar ke tempat peristirahatan terakhir, terlebih dahulu dilakukan prosesi pelepasan jenazah Hamka Haq dari pihak DPP PDI Perjuangan kepada pihak UIN Alauddin.


Pelepasan jenazah dilakukan oleh Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mewakili Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.


Di kampus UIN Alauddin, jenazah tokoh intelektual Prof. Hamka Haq disalatkan kemudian akan dimakamkan di pekuburan UIN Alauddin yang lokasinya tidak jauh dari kampus.


"Almarhum Prof. Hamka Haq dimakamkam di pemakaman UIN Alauddin di Macanda," ujar matan Presiden Mahasiswa IAIN/UIN Alauddin Attock Suharto yang turut mengikuti prosesi pelepasan jenazah.

Prof. Hamka Haq semasa hidup. (Facebook/hamka haq)


Diketahui, Prof. Hamka Haq meninggal Dunia di RS Siloam MRCCC Semanggi, Jakarta, pada Kamis (7/12/2023). Mantan anggota DPR RI ini wafat pada usia 71 tahun.


Sebelum muncul sebagai tokoh nasional bersama PDI Perjuangan, Prof. Hamka Haq mengawali karirnya sebagai dosen UIN Makassar atau yang dulu dikenal IAIN Alauddin.


Sebagai dosen, karir Prof. Hamka Haq terus naik. Ia diamanahi jadi Dekan Fakultas Ushuluddin IAIN Alauddin Makassar 2000-2002. Selanjuta Hamka Haq menjabat Wakil Rektor IAIN 2002-2004.


Selain itu, Prof. Hamka Haq juga tercatat sebagai Ketua Majelis Ulama Islam (MUI) Sulsel tahun 2000. Hamka menjelang akhir hayatnya menjabat sebagai Ketua Umum Baitul Muslim Indonesia yang merupakan organisasi sayap PDI Perjuangan.