Ditilang Polisi, Bocah di Jeneponto Menangis Takut Ketahuan Bapak

Tak pakai helem

Ditilang Polisi, Bocah di Jeneponto Menangis Takut Ketahuan Bapak
Wisnu (12) menagis saat ditilang polisi. (KABAR.NEWS/Akbar Razak)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Seorang anak bawah umur di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, menangis saat sepeda motor yang dikendarainya ditilang polisi di depan Polres Jeneponto, Sabtu (6/2/2021).


Sanksi tilang diberikan lantaran siswa SMP ini mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan dan berboncengan dua tak memakai helm. 


Dilihat KABAR.NEWS saat ditilang, bocah itu menangis sambil sambil menelpon seseorang sambil mondar mandir. Air matanya terus berjatuhan.


Bocah itu diketahui bernama Wisnu (12). Ia mengatakan, bahwa dirinya pulang menonton pemannya yang sedang main futsal.


Rencananya, sehabis menonton omnya, ia akan pulang kerumahnya di kampung Bungung Lompoa, Kecamatan Tamalatea. "Bonceng dua, mauka pulang, darika nonton om ku main bola," ujarnya sambil menangis. 


Bahkan, dia juga mengaku takut mengatakan kepada bapaknya kalau dia ditilang. 


"Takut-takutka sama bapak ku, cuman mama ku yang tahu," jelasnya dengan dialek bugis Makassar. Saat ditanyakan kenapa tidak memakai helm, ia hanya tunduk sambil menangis. 


Kanit Turjawali Polres Jeneponto, Ipda Baharuddin mengatakan, bocah itu terjaring dalam operasi yang rutin dilakukan. Mereka melanggar rambu lalu lintas. Selain itu, mereka kedapatan berboncengan tidak menggunakan helm. 


"Ini merupakan operasi rutin yang dilakukan Satlantas Polres Jeneponto. Untuk mengamankan sejumlah pengendara yang tidak mematuhi lalu lintas," jelasnya dilokasi. 


Baharuddin menegaskan sanksi tilang diberikan juga untuk keselamatan mereka dan efek jera. Olehnya itu, polisi tidak menggubris dan terpengaruh mendengar rengekan dan tangisan siswa SMP itu saat hendak ditilang. 


"Siswa SMP itu terpaksa ditilang demi keselamatan mereka, motor mereka diamankan di Mapolres Jeneponto," ungkapnya.


Mantan Wakapolsek Batang ini mengungkapkan, bahwa dalam operasi ini tercatat ada 7 unit motor yang diamankan. "7 unit kita amankan motor malam ini," pungkasnya. 


Penulis: Akbar Razak/B