Dispora Jeneponto Jaring 140 Calon Anggota Paskibraka

Dispora Jeneponto mengantisipasi formasi paskibraka lengkap.

Dispora Jeneponto Jaring 140 Calon Anggota Paskibraka
Kepala Bidang (Kabid) Dispora, Muh Zainal Arifin. (Foto: KABAR.NEWS/Akbar Razak).






KABAR.NEWS, Jeneponto - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, melakukan seleksi calon Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) akan bertugas pada 17 Agustus 2021. Kegiatan tersebut dipusatkan di Gedung Olahraga (GOR) Jalan Pahlawan, Kecamatan Binamu, Selasa (6/4/2021).

Kepala Bidang (Kabid) Dispora, Muh Zainal Arifin mengatakan, pembukaan pendaftaran calon anggota Paskibraka dimulai pada 6 Februari 2021. Ia mengaku pihaknya sudah menyurat ke sejumlah sekolah.

"Jadi surat kami sudah keluar di Februari, karena memang antisipasi jangan sampai tahun ini jadi formasi penuh. Kita kewalahan kalau kita tidak laksanakan, jadi kami menyurat Februari 2020 dengan beberapa persyaratan yang kami sudah lampirkan di sekolahnya masing-masing," ujarnya.

Dia mengaku bahwa sistem pendaftaran adalah memberikan kepercayaan kepada tiap sekolah. Artinya, pihak sekolah melakukan seleksi kepada siswanya dan diserahkan kepada Dispora.

"Jadi pendaftarannya itu kita percayakan penuh di sekolahnya. Jadi sekolahnya yang merekrut dengan persyaratan yang kami berikan," jelasnya.

Kata dia, data sementara ada sekitar 203 pendaftar dengan rincian, 123 laki-laki dan perempuan 79 orang. Namun yang terjaring tersebut hanya 140 peserta.

"Untuk sementara terjaring itu 140 peserta, itupun juga kita masih mau rapatkan dengan beberapa tim panitia seleksi dengan beberapa kriteria. Mungkin nilainya dia yang pegang, saya belum lihat berapa skor diberikan. Hasil itulah nanti kita akan ranking yang masuk 75 anggota, 4 ke provinsi," ungkapnya.

Dia mengaku pendaftaran calon paskibraka tersebut dibatasi jadi tiap sekolah hanya 10 orang siswa. Hal itu dilakukan karena pihaknya menyesuaikan dengan anggaran yang ada saat ini.

"Jadi ikut seleksi ini adalah SMA/SMK madrasah dan swasta. Sebenarnya di surat kami itu ada pembatasan siswa di tiap sekolah, karena memang target kita batasi sesuai dengan anggaran kami. Jadi kami bagi, 1 sekolah itu 10 orang maksimal. Tapi saya lihat rata-rata sekolah tidak mampu 10, apalagi masa pandemi sekolah tutup," pintanya.

Nantinya para siswa yang mengikuti seleksi, hanya akan dipilih sebanyak 71 orang yang akan bertugas di Jeneponto. Kemudian 2 putra dan 2 putri akan mengikuti seleksi di tingkat Provinsi Sulsel.

"Yang jelas kita pastikan bahwa 4 orang yang mau dikirim ke Provinsi sudah lolos ditingkat Kabupaten, karena pasti dia ranking paling atas," ucapnya

Penulis: Akbar Razak/B