Skip to main content

Disperindag Makassar Awasi Aktivitas Usaha di Wilayah Zona Merah

Disperindag Makassar
Disperindag Kota Makassar, Muh. Yasir.(Kabar.News/Fitria)

KABAR.NEWS, MAKASSAR - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Makassar kembali mempertegas langkah yang harus dilakukan pelaku usaha agar tetap bisa melakukan aktivitas perekonomian di tengah pandemi Covid-19. 


Disperindag Makassar berkoordinasi dengan lintas sektoral agar pelaku usaha, terutama di wilayah Tamalete, Rappocini, Panakukang, dan Tallo yang masuk wilayah zona merah dapat menyeimbangkan usaha ekonomi sembari penanganan Covid-19 dilakukan.


"Pelaku usaha kan semua sudah berbicara tadi. Kadisnaker, Kadis PTSP, Asisten I, katakan bahwa kita minta seperti yang disampaikan tadi di empat kecamatan itu. Bagaimana pelaku usaha atau pemimpin usaha memberikan dukungannya kepada pemkot, mereka harus tegas melakukan pencegahan Covid-19 itu (Perwali 31/2020) agar menurunkan tingkat penyebaran," papar Kepala Disperindag Kota Makassar, Muh Yasir, di Balaikota, Jalan Ahmad Yani, Selasa (2/6/2020).


Yasir mengatakan bahwa perekonomian harus tetap jalan di tengah penangangan Virus Corona untuk persiapan Makassar menuju New Normal. Meskipun belum mendapatkan izin dari Pemerintah Pusat.


"Tidak ada lagi dikotomi antara kesehatan dan ekonomi tetapi perlahan-lahan kita masuk pada tahapan bagaimana masuk era new normal," imbuh Yasir.


Yasir menyatakan bahwa hingga saat ini kebijakan Pemkot Makassar memang harus membatasi pelaku usaha dalam beroperasi. Selain itu, pelaku usaha harus diedukasi terlebih dahulu sebelum membuka usahanya saat pemberlakuan New Normal.


"Jadi ada yang bisa buka, ada tidak. Perlahan-lahan. Makanya kita edukasi dari sekarang agar mereka sebelum buka lebar-lebar kita bekali ini lewat sosialisasi sekaligus edukasi," tukasnya.


Yasir menegaskan bahwa aktivitas perekonomian akan diawasi ketat di wilayah yang masuk status zona merah penyebaran Covid-19."Ya, tergantung kalau dikatakan zona merah penegakan semakin tegas," tandasnya.


Penulis: Fitria Nugrah Madani/C

 

Flower

 

loading...