Skip to main content

Disebut Belum Serahkan LHKPN, Appi : Sudah Setor Sejak 8 Januari

LHKPN
Bukti penyetoran LHKPN bakal calon Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dari KPK.(IST)


KABAR.NEWS, Makassar - Nama bakal calon Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin disebut belum menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Apalagi nama Appi sapaan akrab Munafri Arifuddin tidak tercantum melalui situs kpk.go.id sebelum berlangsungnya Pilkada.


Hal tersebut langsung dibantah Appi. Ia mengaku telah menyetorkan LHKPN ke KPK sejak 8 Januari lalu. 


"Kami sudah menyetor berkas dan diterima oleh KPK ditandai dengan surat terima sejak 8 Januari 2018 lalu," terang Sekretaris tim Appi, Ramli Manong.


Ia melanjutkan, bahwa kemungkinan belum diuploadnya data kekayaan menyusul dari mekanisme KPK yang biasanya memiliki batas waktu pelaporan hingga upload data.


"Intinya kami sudah serahkan dan jelas ada tanda terima, mungkin KPK memiliki mekanisme atau batas waktu tersendiri setelah pelaporan ke upload data di situsnya," terangnya.

 

 Diberitakan sebelumnya tiga kandidat yakni Moh Ramdhan Pomanto, Indira Mulyasari, dan Andi Rachmatika Dewi. 

 berdasarkan data yang sudah masuk di situs elhkpn.kpk.go.id, untuk Pemilhan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar, Bakal Calon Wali Kota (Petahana), Moh. Ramdhan Pomanto untuk sementara menempati posisi paling atas dengan jumlah kekayaan  Rp79,732 Miliar atau keseluruhan Rp79.732.759.695. 


Danny Pomanto memasukkan LHKPN pada tanggal (10/1/2018). Sementara rivalnya, Andi Rachmatika Dewi memiliki harta kekayaan sebesar Rp28 Miliar atau total berjumlah Rp. 28.938.204.309, sementara Wakil Danny, Indira Mulyasari Paramastuti memiliki harta Rp1 Miliar atau total Rp1.625.727.867.

 

Untuk Kandidat Wali Kota yang juga bos PSM Makassar, Munafri Arifuddin sendiri belum melaporkan LHKPN-nya.