Disdukcapil Jeneponto Rekam e-KTP Siswa di Sekolah Masing-masing

Mudahkan Pelayanan

Disdukcapil Jeneponto Rekam e-KTP Siswa di Sekolah Masing-masing
Beberapa siswa saat akan melakukan proses perekaman e-KTP di salah satu sekolah di Jeneponto. (Foto: Istimewa)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disukcapil) Kabupaten Jeneponto, Sulsel, menyisir sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat untuk melakukan perekaman elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP).


Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Jeneponto, Isnawati mengatakan, pelayanan di luar kantor dilakukan untuk memudahkan dan membantu masyarakat mendapatkan administrasi kependudukan.

"Tentunya, tujuan utama kami membantu dan memudahkan anak sekolah yang akan lulus dibangku SMA dalam mendapatkan administrasi kependudukan. Selain itu, kami juga melakukan perekaman keliling di desa atau pun lurah terpencil," ujarnya kepada KABAR.NEWS, Rabu (9/6/2021).


Isnawati bilang, jika pelayanan di Disdukcapil Jeneponto sendiri tetap berjalan dengan normal. Meski pun pihaknya melakukan pelayanan di luar kantor.  


"Bukan berarti bahwa pelayanan di kantor Capil tidak berjalan. Bagus kalau keduanya berjalan, jadi kita itu bagi tugas," jelasnya.  


Selain itu, kata dia, bukan hanya memudahkan tapi juga dapat mengurangi beban masyarakat dimasa pandemi Covid-19 ini.


"Pelayanan ini kami lakukan guna memberi kemudahan bagi warga. Termasuk rumah warga yang jaraknya jauh dari kantor Disdukcapil. Bahkan, pelayanan ini bertujuan memutus mantai rantai Covid-19 dimasa Pandemi," ungkapnya.


Isnawati menambahkan jika siswa  yang sudah melakukan proses perekaman dapat mengambil KTP mereka secara langsung. Bahkan, bisa diantarkan.


"Siswa yang sudah melakukan proses perekaman sisa menunggu KTP mereka terbit. Jika sudah terbit, maka mereka bisa mengambil secara langsung KTP itu di kantor. Namun, jika mereka belum sempat, maka pihak Disukcapil sendiri yang antarkan langsung kesekolah mereka masing-masing," tambahnya.


Lebih jauh, Isnawati membeberkan jika semua siswa menengah yang akan lulus akan tetap mendapatkan pelayanan perekaman meski masih dibawah umur.


"Jadi yang kita foto KTP itu bagi siswa yang mau tamat (kelas 3), meskipun umurnya belum cukup," pungkasnya.


Penulis: Akbar Razak/B