Disdik Makassar Ancam Pidanakan Bila Buka Sekolah Tatap Muka

Sekolah yang terbukti melanggar diberi sanksi hingga pidana

Disdik Makassar Ancam Pidanakan Bila Buka Sekolah Tatap Muka
Sekolah di tengah pandemi Covid-19 (Kabarnews/Irvan Abdullah)






KABAR.NEWS, MAKASSAR - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar menegaskan belum membiarkan membuka sekolah tatap muka kembali, meski saat ini telah berstatus zona orange penyebaran Covid-19. Kegiatan belajar mengajar saat ini masih dilakukan dengan metode online atau daring. 

Seperti diketahui, pembelajaran tatap muka hanya bisa dilakukan pada wilayah yang berstatus zona kuning atau hijau.


Olehnya itu, Disdik menegaskan akan menyiapkan hukuman bagi sekolah yang nekat menggelar kegiatan pembelajaran secara tatap muka.


"Sudah melandai di zona orange Makassar. Tetapi anak-anak yang usia 5 sampai 19 tahun ini ternyata banyak yang tertular," kata Plt Kepala Disdik Makassar, Irwan Bangsawan saat ditemui di kantornya, Rabu (11/11/2020).

Pihaknya meminta pembelajaran secara tatap muka tak dipaksakan digelar. Sebab kata dia, anak usia sekolah yang tertular menunjukkan tren peningkatan.

Berdasarkan data, total anak yang tertular hingga pertengahan Oktober 2020 telah mencapai 350 orang.

"Di Agustus, 120 orang. September jadi 150 orang. Bulan oktober baru pertengahan itu sudah 80 orang. Artinya ini ada skala naik," jelasnya

Ia mengatakan ada syarat yang harus dipenuhi pihak sekolah. Salah satunya mematuhi aturan protokol kesehatan.

Sehingga Irwan menekankan sekolah yang terbukti melanggar diancam diberi sanksi hingga bisa berujung pidana.

"Jadi sekolah belum bisa buka dulu. Saya minta sekolah mulai paud jangan dibuka dulu. Anda nekat, berarti berhadapan dengan hukum," katanya.

Penulis: Fitria Nugrah Madani/B