Dinkes Sulsel Gencarkan Imunisasi Anak yang Terkendala Pandemi

Target 96 persen anak-anak sudah diimunisasi pada 2023

Dinkes Sulsel Gencarkan Imunisasi Anak yang Terkendala Pandemi
Sekretaris Dinkes Sulsel dr. Bachtiar Baso menjelaskan pentingnya imunisasi rutin bagi anak di tengah pandemi Covid-19 (IST) 






KABAR.NEWS, Makassar - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Selatan kembali menggencarkan imunisasi rutin untuk anak-anak yang sempat mengalami perlambatan sebab kondisi pandemi Covid-19. 


"Imunisasi rutin yang dulu selalu kita lakukan sebelum pandemi. Jadi sekarang, karena pandemi ini kelihatannya imunisasi ini cenderung terabaikan," tutur Sekretaris Dinkes Sulsel, dr. Bachtiar Baso di Swissbel Hotel, Makassar, Kamis (7/10/2021). 


Bachtiar mengungkapkan pihaknya menargetkan setidaknya 96 persen anak-anak di Sulsel mendapatkan imunisasi hingga tahun 2023. 


"Target kita harus maksimal, ada kita punya RPJMD, target sampai 2023 kalau bisa 96 persen," ungkapnya


Salah satu dampak nyata jika imunisasi tak digencarkan, menurut ia yakni masih tingginya angka stunting pada anak di Sulsel. Bahkan diakui, Sulsel masih dalam zona merah angka stunting. 


"Untung stunting kita sekarang itu masih di angka 30,6 persen. Itu masih memprihatinkan, kita masih ada di level merah. Itu stunting Sulsel. Sehingga kondisi ini, yang melawan stunting salah satunya kan imunisasi. Imunisasi dini untuk anak-anak," paparnya


Bachtiar mengatakan selama ini hambatan imunisasi pada anak terhambat sebab ketakutan warga untuk datang ke fasilitas kesehatan seperti puskemas 


"Terabaikan karena kita fokus ke Covid, sedangkan pelayanan di puskesmas kan orang juga takut datang, jadi masyarakat juga takut bawa anaknya ke sarana kesehatan, karena itu salah satunya covid," jelasnya


Olehnya itu, Bachtiar mengajak warga Sulsel agar tak usah menguatirkan penyebaran Covid-19 di fasilitas kesehatan. Pihaknya menegaskan akan kembali menjamin program imunisasi berjalan secara efektif di seluruh kabupaten kota di Sulsel. 


"Oleh karena itu level kita sudah mulai mereda, level kita sudah mulai di angka 2, kemudian sudah melandai. Jadi kita aktifkan kembali, mereka juga sudah mulai datang, kami juga sudah mulai terbuka untuk kembali program imunisasi rutin ini," pungkasnya.


Penulis: Fitria Nugrah Madani/B