Dikalahkan Everton, Klopp Pusing Soal Finishing

Liverpool sudah mengalami tiga kekalahan beruntun di Liga Premier Inggris.

Dikalahkan Everton, Klopp Pusing Soal Finishing
Penyerang Liverpool, Robert Firmino dijaga ketat dua pemain Everton. (Foto: Getty Images)






KABAR.NEWS - Liverpool memperpanjang kekalahan di Liga Premier Inggris saat berhadapan dengan Everton di Anfield, Minggu (21/2/2021) dini hari. Gawang Liverpool dibobol pemain Everten yakni Richarlison dan Gykli Sigurdsson. 

Everton bikin gol cepat di menit ketiga. James Rodriguez dengan tenang mengirim umpan terobosan ke Richarlison yang berlari di antara bek tengah Liverpool, nama terakhir mampu dengan baik menceploskan bola ke gawang Alisson.

Di babak kedua, Liverpool terus mengepung Everton. Tim tamu pun cuma mengandalkan serangan balik. Everton pun mampu menambah gol di menit ke-83, via penalti Gylfi Sigurdsson. Everton menutup laga dengan kemenangan 2-0.

Dalam laga tersebut, finishing pemain depan Liverpool mendapat sorotan. Trio maut Sadio Mane, Robert Firmino, dan Moh Salah seperti kehilangan taji saat masuk wilayah pertahanan Liverpool. 

Manajer Liverpool, Juergen Klopp menyesalkan satu hal. Satu hal itu adalah finishing alias penyelesaian akhir para pemainnya yang tidak memuaskan!

"Kami harus meningkatkan hal-hal finishing untuk memenangkan pertandingan sepakbola," tegas Klopp seperti dilansir dari BBC.

"Untuk mencetak gol Anda harus menciptakan situasi dan menyelesaikannya. Tidak ada alternatif selain terus menyerang," tambahnya.

Liverpool mencatatkan enam tembakan ke gawang, sayang semuanya mampu dihalau oleh kiper Jordan Pickford yang bermain apik. Lini pertahanan Everton juga begitu disiplin, berkali-kali umpan-umpan mematikan dari Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson dimentahkan.

"Kami coba terus bikin peluang, khususnya di babak kedua dengan lebih menyerang. Tapi, situasi tidak bergantung pada kami," tutup Juergen Klopp.

Hasil ini membuat Everton menempel ketat Liverpool di Klasemen Liga Inggris. Liverpool tetap di peringkat keenam dengan 40 poin dari 23 laga. Everton cuma kalah selisih gol, tapi punya satu laga belum dimainkan.