Didemo, Rudy Minta Pengertian THM Soal Jam Malam

Menurutnya PPKM di Makassar lebih ringan

Didemo, Rudy Minta Pengertian THM Soal Jam Malam
Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin. (KABAR.NEWS/Fitria)






KABAR.NEWS, Makassar - Penjabat Wali Kota Makassar, Sulsel, Rudy Djamaluddin menanggapi aksi unjuk rasa Asosiasi Usaha Hiburan Malam (AUHM) di Balai Kota Makassar, Rabu (10/2/2021). 


Rudy menjelaskan, pihaknya sudah mendengar tuntutan AUHM, salah satunya tentang pelonggaran jam operasional selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 


"Jadi saya ingin sampaikan seperti ini, tentu penanganan Covid-19, kita mau lakukan terhadap pengimbangan pemulihan ekonomi, kita harus mengambil posisi berimbang nih, yang porporsional," kata Rudy di Lego-Lego Central Point of Indonesia (CPI) Makassar, Rabu. (Baca juga: Protes Jam Malam, Pekerja THM Makassar: Kami Makan Apa?)


Menurut Rudy, tingginya kasus positif Covid-19 di Kota Makassar menjadi pertimbangan paling signifikan untuk melanjutkan PPKM hingga 23 Februari 2021.


Terutama kegiatan malam, yang memiliki sumbangsi terhadap penambahan kasus Corona. Rudy berpendapat, PPKM di Makassar lebih ringan ketimbang kebijakan Pemerintah Pusat.


"Kebetulan saja, ini kegiatan malam ini yang kita anggap masih tinggi potensi penularan di sini. Yah, dan juga kalau kita simak, kebijakan pemerintah pusat terkait dengan PPKM yang saat ini diwajibkan untuk wilayah DKI sampai Bali, itukan pembatasannya sampai jam 9 malam," katanya.


"Kita ini sampai jam 10 loh, kenapa ada sampai jam 10 karena kita paham bahwa ekonomi juga harus kita gerakkan, kegiatan-kegiatan malam juga gerakkan, tapi tidak bisa total, maka inilah perimbangannya," kata Rudy, menambahkan.


Rudy meminta kerja sama agar penanganan Covid-19 juga bisa dilakukan bersama. Termasuk Tempat Hiburan Malam (THM) yang harus merugi untuk penanganan Covid-19. 


"Penanganan covid tidak bisa kita parsial, bahwa ada yang dirugikan, pasti. Kebetulan saja usaha malam ini yang memang potensinya masih tinggi, sehingga harus bersahabat dulu," pinta Kadis PUPR Sulsel ini. (Baca juga: Staf Kepresidenan Marah Proyek KA Makassar-Parepare Lambat)


Kebijakan PPKM di Makassar kata Rudy sudah sesuai saran ahli Epidemiologi meski dia mengaku mendapat saran agar pembatasan jam malam dilakukan hingga pukul 21.00 WITA.


"Solusinya kita perpanjang dulu sampai jam 10, karena ini dianggap sekarang, saran epidemiolog untuk bisa menekan terus, bahkan epidemolog ingin menyarankan ke jam 9 agar sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat," pungkasnya.


Penulis: Fitria Nugrah Madani/A