Skip to main content

Didemo Karyawan, Dirut PKM Semen Tonasa Ancam Lapor ke Polisi

Didemo Karyawan, Dirut PKM Semen Tonasa Ancam Lapor ke Polisi
Dua polisi berdiri di antara spanduk mogok kerja karyawan PT PKM Semen Tonasa Grup pada Selasa (28/1/2020). (KABAR.NEWS/Saharuddin)

KABAR.NEWS, Pangkep - Aksi unjuk rasa dan mogok kerja sejumlah karyawan PT Prima Karya Manunggal (PKM) Semen Tonasa grup di Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Selasa (28/1/2020) kemarin, berujung pada pelaporan ke pihak kepolisian.


Direktur Utama PT PKM yakni Didit Adi Prasetyo mengaku akan melaporkan koordinator aksi mogok kerja karyawan, Arfan Taulle. Menurut Didit pernyataan Arfan di media massa mencemarkan nama baiknya.


Baca juga: Karyawan Semen Tonasa Grup Demo, Sebut Direktur Otoriter


Didit mengklaim, rencana melaporkan Arfan Taulle ke polisi berdasarkan saran dari direksi PT Semen Tonasa. Dia membantah pernyataan Arfan ke media bahwa dirinya bersikap otoriter memimpin PT PKM.


"Apa yang menjadi keterangan Arfan yang dimuat di media itu tidak benar adanya. Saya disarankan oleh direksi PT Semen Tonasa untuk secara resmi besok saya akan laporkan Arfan ke Polres Pangkep," ujar Didi di kantor PT PKM Semen Tonasa grup, Pangkep, Rabu (29/1/2020).


Namun, Direktur Utama PT Semen Tonasa, Subhan membantah jika pihaknya menyarankan direksi PT PKM untuk menyelesaikan persoalan mogok kerja karyawan ke proses hukum.


"Masalah di PT PKM itu tidak ada hubungannya dengan PT Semem Tonasa. Itu masalah internal yang harus diselesaikam oleh direksi PT PKM sendiri sehingga saya tidak punya kapasitas untuk ikut campur," ujar Subhanya seraya menambahkan bahwa PT Semen Tonasa dan PT PKM hanya sebatas mitra bisnis.


Baca juga: Oknum Polisi Diduga Dalangi Kasus Pembuangan Bayi di Kajang Bulukumba


Sebelumnya, Arfan Taulle memimpin aksi mogok kerja karyawan PT PKM Semen Tonasa Grup. Dalam pernyataan sikapnya, mereka mendesak agar dicopot Didit Prasetyo dari Dirut PT PKM karena dianggap bersikap otoriter memimpin perusahaan tersebut.


Penulis: Saharuddin/B

 

loading...