Di Parepare, Wanita Tionghoa Tak Menyangka Disambut Meriah Taufan Pawe

*Bentuk kerukunan agama di Kota Cinta

Di Parepare, Wanita Tionghoa Tak Menyangka Disambut Meriah Taufan Pawe
Dari kiri ke kanan: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare Erna Rasyid Taufan, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe dan Wakilnya, Pangerang Rahim pada acara perjamuan IWATI Sulsel di Parepare. (IST)






KABAR.NEWS, Parepare - Wali Kota Parepare, Taufan Pawe didampingi Wakilnya, Pangerang Rahim dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare Erna Rasyid Taufan, menerima kunjungan dari Pengurus Ikatan Wanita Tionghoa Indonesia (IWATI) Provinsi Sulawesi Selatan, di Auditorium BJ Habibie Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Kamis (13/1/2022).


Para pengurus hadir didampingi Pembina IWATI Sulsel, Apiaty Amin Syam, bersama beberapa rombongan Pengurus IWATI Sulsel.


Ketua IWATI Sulsel, Lucia Wijaya mengapresiasi atas sambutan hangat dari Wali Kota Parepare Taufan Pawe. Baginya, sambutan ini begitu spesial bagi pengurus IWATI Sulsel.


"Saya tidak menyaka sambutan Bapak Taufan begitu meriah, eksklusif dan terhormat. Kami merasa tersanjung. Kita betul-betul merasa dihormati," kata Lucia dalam sambutannya.


Dirinya juga menilai Taufan Pawe sebagai pemimpin tauladan. Hal itu bisa dilihat dari prestasi, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat Kota Parepare.


"Beliau pemimpin yang patut kita tauladankan bagaimana beliau betul-betul membangun untuk kepentingan masyarakat. Kita bisa lihat bagaimana pembangunannya, seperti RS Hasri Ainun Habibie," katanya.


Taufan Pawe dalam sambutannya mengatakan, perjamuan hangat ini bukti kerukunan umat beragama, suku dan ras di Kota Parepare tertata dengan baik, terjaga dan terciptanya harmonis.


"Kita sangat mengapresiasi visi misi IWATI Sulsel dengan pembauran dan kerukunan umat beragama. Dengan kedatangan kita semua bisa meninggalkan kesan jika Kota Parepare merupakan kota cinta BJ habibie," katanya.


Kepala daerah berlatar belakang profesional hukum ini menambahkan, Pemkot Parepare dan dirinya selalu mendukung dan hadir jika ada kegiatan-kegiatan keagamaan.


"Di situ ada simbol negara karena negara menjamin warganya untuk memeluk agama dan kepercayaan nya masing-masing. Karena yang hadir itu bukan Taufan Pawe dengan aqidahnya tapi Taufan Pawe hadir selaku wali kota. Simbol negara wajib hadir untuk semua elemen masyarakat," pungkasnya.


Penulis: Arsyad/C