Di Depan RPG, Warga Kecamatan Makassar Pertanyakan Kenaikan PBB dan Limbah

Anggota DPRD Sulsel, RPG menyerap aspirasi warga di Kecamatan Makassar.

Di Depan RPG, Warga Kecamatan Makassar Pertanyakan Kenaikan PBB dan Limbah
Anggota DPRD Sulsel, Rudy Pieter Goni saat menyerap aspirasi warga Kecamatan Makassar di Hotel Golden Tulip Makassar, Senin (8/2/2021). (Foto: Istimewa)






KABAR.NEWS, Makassar - Warga Kelurahan Lariang Bangi, Kecamatan Makassar, Sultan mempertanyakan secara langsung kepada anggota DPRD Sulsel, Rudy Pieter Goni tentang kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kenaikan PBB tersebut disampaikan secara langsung saat RPG menyerap aspirasi warga di Hotel Golden Tulip, Jalan Sultan Hasanuddin Makassar, Senin (8/2/2021). 

Selain Sultan, Dg. Bora, warga Kelurahan Maccini mempertanyakan pembangunan limbah kota di tengah beberapa ruas jalan, di mana lubang awalnya digali dengan aspal, pada saat penimbunannya memakai paving blok.

Mendapat keluhan warga, Rudy yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulsel mengatakan nanti akan komunikasikan dengan Pemerintah terkait kenaikan pajak. Apalagi di tengah pandemi Covid-19. 

"Sementara persoalan limbah kota, ini merupakan program pemerintah pusat, nanti juga akan kita komunikasikan persoalan ini," tuturnya. 

RPG beralasan, persoalan limbah kota bukan hanya dikeluhkan warga Kecamatan Makassar, tetapi juga di kecamatan lain. 

"Banyak yang keluhkan masalah ini, kemarin saat saya reses di Kecamatan Mamajang banyak sekali warga mempertanyakan ini, termasuk pasca pengerjaannya," ucap RPG.

Tidak seperti biasanya, anggota DPRD Sulsel dari Fraksi PDI Perjuangan didampingi tiga legislator DPRD Kota Makassar yang juga Pengurus DPC PDI Perjuangan, hadir A. Suhada Sappaile yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, William Laurin Ketua Komisi B, dan hadir pula Anton Paul Goni anggota Komisi A.

"Ini reses saya teramat istimewa, karena didampingi tiga legislator Banteng Makassar. Sehingga keluhan dan aspirasi masyarakat yang berkaitan langsung dengan kewenangan Pemerintah Kota, bisa langsung direspon oleh yang bersangkutan," pungkasnya.

Penulis: Darsil Yahya/C