Skip to main content

Di Depan Forum PBB, Arab Saudi Janji Adili Pembunuh Jamal Khashoggi

Jamal Khashoggi
Jamal Khashoggi.


KABAR.NEWS - Kasus pembunuhan terhadap wartawan The Washington Post, Jamal Khashoggi menjadi perhatian di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Bahkan sampai Arab Saudi yang merasa dipojokkan sampai buka suara di forum PBB. 

 

Dilansir Reuters, Selasa (6/11/2018), penegasan itu disampaikan Kepala Delegasi Pemerintah Saudi, Bandar Al-Aiban, dalam forum pengkajian PBB untuk catatan Kerajaan Saudi dalam 5 tahun terakhir yang digelar Senin (5/11/2018) waktu setempat. 


Baca Juga: 


Kasus pembunuhan Khashoggi ikut dibahas dalam forum itu, dengan lebih dari 40 negara anggota PBB, termasuk Amerika Serikat (AS), menyerukan agar kasus itu diselidiki secara menyeluruh. 


Dituturkan Al-Aiban dalam forum PBB itu bahwa Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud telah memerintahkan jaksa umum Saudi untuk 'melakukan penyelidikan terhadap kasus ini sesuai dengan aturan hukum yang berlaku' dengan tujuan untuk mencari fakta-fakta dan 'mengadili semua pelaku'. 


"Mengenai kematian warga negara kami, Khashoggi, negara kami berkomitmen untuk melakukan penyelidikan yang adil dan semua orang yang terlibat dalam kejahatan itu akan diadili dalam sistem peradilan," tegas Al-Aiban yang merupakan Presiden Komisi HAM Arab Saudi ini.


Namun sayangnya, Al-Aiban tidak menjelaskan lebih detail soal status atau keberadaan 18 warga Saudi yang ditahan terkait kasus Khashoggi ini. 


Dia juga berulang kali menjawab pertanyaan wartawan soal mereka, dengan mengatakan: "Kasus ini masih dalam penyelidikan, seperti yang Anda ketahui...saya pikir pernyataan saya sudah sangat jelas."


Diberitakan sebelumnya, Khashoggi (60) yang seorang jurnalis senior ini tewas dibunuh di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki pada 2 Oktober lalu. Otoritas Saudi memberi keterangan yang tidak konsisten terkait kasus ini. 


Dengan awalnya menyebut Khashoggi telah meninggalkan Konsulat Saudi dengan selamat, namun kemudian menyebut Khashoggi tewas dalam perkelahian di Konsulat Saudi dan akhirnya mengakui Khashoggi tewas dalam pembunuhan berencana.
 



loading...