Desak Tahan Kepala SMK 1 Jeneponto, Keluarga Korban Pencabulan Demo Polisi

Keluarga korban pencabulan bersama HPMT mendatangi Polres Jeneponto mendesak pelaku ditahan.

Desak Tahan Kepala SMK 1 Jeneponto, Keluarga Korban Pencabulan Demo Polisi
Himpunan Mahasiswa Turatea (HPMT) bersama keluarga korban pelecehan seksual melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolres Jeneponto, Sulawesi Selatan, Kamis (27/5/2021). (Foto: KABAR.NEWS/Akbar Razak).






KABAR.NEWS, Jeneponto - Himpunan Mahasiswa Turatea (HPMT) bersama keluarga korban pelecehan seksual melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolres Jeneponto, Sulawesi Selatan, Kamis (27/5/2021).

Aksi ini terjadi buntut atas penangguhan terhadap tersangka yakni kepala sekolah SMKN 1 Jeneponto, Karim yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Pantauan KABAR.NEWS dilokasi, aksi tersebut berlangsung pada pukul 1.03 WITA. Massa yang jumlahnya ratusan orang tersebut tiba dengan menggunakan sepeda motor.
Melalui pengeras suara, mereka terus berorasi sambil mengutarakan tuntutan mereka disepanjang jalan. Massa juga terlihat membawa sejumlah spanduk sebagai bentuk kecaman mereka terhadap oknum kepsek tersebut.
Spanduk yang mereka bawa bertuliskan 'Selamatkan Dunia Pendidikan dan Budaya Kita 'Siri na Pacce'. Adapula berbunyi 'Tangkap dan Penjarakan Kepala Sekolah Cabul SMKN 1 Jeneponto yang Sudah Menjadi Tersangka'.
Ada juga bertuliskan ' Omes' Otak mesum Dont Playbos dan ' Ayo ke Bantaeng, Buka Jilbab Nu'. Menariknya, beberapa massa juga terlihat memakai seragam sekolah lengkap dengan dasi layaknya anak SMA. 
Hingga berita ini diturukan aksi unjuk rasa tersebut masih berlangsung di depan kantor polisi.
Penulis: Akbar Razak/B