Skip to main content

Demi Game, Enam Pemuda di Gowa Curi Hewan Peliharaan Warga

PELAKU PENCURIAN

 

KABAR.NEWS, Gowa - Polsek Somba Opu berhasil mengamankan enam pelaku pencurian dengan pemberatan berupa hewan peliharaan yang meresahkan warga Gowa. Kelima tersangka tersebut yakni AI, FL, FS, DL, AL, SI. Polisi juga telah mengantongi satu identitas lagi yang kini berstatus Daftar Pencarian Orang.

 

Kanit Reskrim Polsek Somba Opu, Ipda Malelak, dalam press conference, Sabtu (16/3/2019) mengatakan, terungkapnya kejahatan keenam pelaku ini saat salah seorang pelaku, yakni DL, kepergok oleh pemilik rumah, tempat dimana pelaku hendak mengambil hewan peliharaan berupa burung merpati.

 

"Dari penangkapan salah seorang pelaku inilah sehingga dilakukan pengembangan, dan hasilnya DL terbukti melakukan tindakan pencurian dengan pemberatan (curat). Dia tidak sendirian, tapi dibantu kelima rekannya di lokasi yang berbeda-beda," jelas Ipda Malelak.

 

Dari tangan pelaku, Polsek Somba Opu berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni 3 ekor burung nuri, 2 ekor burung merpati balap, 2 buah sangkar burung, 1 ekor burung kenari, 4 unit telepon genggam, 1 unit sepeda motor merk NMAX, dan 3 ekor kucing warna putih jenis persia dan anggora.

 

Dari keterangan pelaku, kucing yang dicuri dijual jauh dari harga aslinya. Harga asli sekitar Rp3 juta. Sedangkan pelaku menjual hanya dengan harga Rp500 ribuan per ekor. Dan hasil dari penjualan tersebut digunakan untuk bermain game dan merokok.

 

Ipda Malelak juga mengaku, masih ada sejumlah barang bukti lagi yang belum ditemukan dari tangan penadah. "Terhadap barang bukti masih banyak belum kami temukan, baik itu kucing maupun burung dan handphone. Karena kendalanya mereka menjualnya secara online, sehingga agak kesulitan menemukan pembelinya," terang Kanit Reskrim Polsek Somba Opu  yang didampingi Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan.

 

Atas perbuatannya, keenam pelaku Curat ini diganjar Pasal 363 ayat 1 ke 3, 4 KUHP  ancaman 7 tahun penjara. Dan bagi penadah dijerat Pasal 480 KUHP ancaman hukuman 4 tahun penjara.