Datangi Desa Bantilang Lutim, Gubernur Bawa Bantuan Rp1 Miliar

Kepala Desa Bantilang, Ikbal, mengaku sangat bersyukur dengan kehadiran Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, di daerahnya. Menurutnya, Nurdin Abdullah adalah Gubernur Sulsel pertama yang memasuki wilayah Desa Bantilang, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur. 

Datangi Desa Bantilang Lutim, Gubernur Bawa Bantuan Rp1 Miliar
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, saat berada di Desa Bantilang, Luwu Timur.(ist)






KABAR.NEWS, LUWU TIMUR - Kepala Desa Bantilang, Ikbal, mengaku sangat bersyukur dengan kehadiran Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, di daerahnya. Menurutnya, Nurdin Abdullah adalah Gubernur Sulsel pertama yang memasuki wilayah Desa Bantilang, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur. 

"Baru pertama kali ada Gubernur datang ke Bantilang selama adanya Provinsi Sulawesi Selatan," kata Ikbal melalui keterangan tertulis, Jumat (23/10/2020)

Menurut dia, kedatangan Gubernur Sulsel di wilayahnya merupakan berkah bagi empat desa lainnya. Pasalnya, gubernur langsung memberikan sumbangan sebanyak Rp1 Miliar untuk pembangunan masjid. 

Selain itu, gubernur juga menjanjikan akan membangun pasar, sekolah untuk SMA, serta akan mengembalikan harga jual merica masyarakat setempat. 

"Pak Gubernur sudah menjanjikan akan bangun sekolah SMA, pasar, terus alat pertanian dan fasilitas jalan. Mudah-mudahan dengan kedatangan Pak Gubernur, bisa membangkitkan ekonomi masyarakat," imbuhnya. 

Ikbal berharap, Gubernur Sulsel bisa berkunjung lagi ke Desa Bantilang dan membawa bantuan, khususnya untuk petani merica."Sebagai pemerintah desa mewakili masyarakat, berharap mudah-mudahan harga lada bisa naik lagi karena disini penghasil merica terbesar di Indonesia," tutupnya. 

Sementara itu, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, mengaku akan mensupport masyarakat yang ada di Desa Bantilang dan empat desa sekitra lainnya. Sebab masyarakat di lima desa ini hampir semua memiliki lahan merica yang harus didukung oleh pemerintah. 

"Sekarang kita sudah punya dasar hukum untuk memberikan bantuan dari pemerintah provinsi. Dasarnya Pergub nomor 9," ujarnya. 

Menurut dia, yang lebih menjanjikan untuk membangun daerahnya ada di desa, sebab lebih fokus untuk membangun. Sementara Bupati dan Wali Kota banyak hal yang dipikirkan. 

"Kalau bupati dan wali kota banyak yang dipikirkan. Tapi kalau kepala desa dikasi uang, mereka fokus untuk membangun. Semoga semua pembangunan di sini segera selesai," harapnya. 

Penulis: Darsil Yahya/B