Data C1-KWK, Yusran-Syahban Klaim Menang di Pangkep

Data masuk 91 persen

Data C1-KWK, Yusran-Syahban Klaim Menang di Pangkep
Konferensi Pers Tim Pemenangan Paslon Pilkada Pangkep Yusran - Syahban Sammana. (KABAR.NEWS/Saharuddin)






KABAR.NEWS, Pangkep - Pasangan Muhammad Yusran Lalogau-Syahban Sammana (MYL-SS) dipastikan terpilih sebagai bupati dan wakil bupati pada Pilkada Kabupaten Pangkep, Sulsel.


Usungan NasDem itu tak hanya unggul perolehan suara versi hitungan cepat lembaga survei, namun versi real count format C1-KWK yang disetor saksi dari setiap TPS yang ada di Pangkep, menempatkan pasangan ini paling teratas.


Persentase kemenangan pun mencapai 36.60 persen. Sedangkan di urutan nomor dua ada Rahman Assegaf - Muammar Muhayang dengan persentase 27.43 persen suara, disusul Andi Ilham Zainuddin-Risma 20.52 persen suara dan Anir -Lutfi sebanyak 15.46 persen suara.


Hal ini pun sejalan dengan perhitungan C-KWK yang dimiliki database KPU yang menempatkan MYL-SS di urutan pertama dengan persentase 35.8 persen disusul Ramah 26.9 persen, AIZ-Risma 21,1 persen dan Anir-Lutfi 16.2 persen. Data yang masuk hingga malam pukul 19.35 Wita, Kamis, (10/12/2020) mencapai 69.11 persen atau 490 dari 709 TPS.


Calom Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana konferensi pers di Kantor Nasdem Pangkep meminta warga untuk bersama-sama mengawal data yang saat ini telah ada di tingkat kecamatan.

“Alhamdulillah kita menang. Ini data real count yang dikirimkan para saksi kita di TPS. Jadi ini bukan lagi versi lembaga survei, melainkan data dari setiap TPS. Sehingga itu kami meminta warga juga ikut mengawal data hingga ke tingkat Kabupaten dan diumumkan secara resmi oleh KPU,” pintanya.


Pada konferensi pers tersebut, hadir pula, ketua Tim Sukses Haris Gani, Ketua Tim Pemenangan Arfan Tualle, Sekretaris DPD Nasdem Kadir Emo, Presiden Batu Putih Syndicate Syamsul Bahri Sirajuddin dan Konsultan MYL-SS dari Live Indonesia, Yunus.


Syamsul Bahri yang notabene telah tiga tahun menjadi bagian dari tim pemenangan Keluarga Batara (Syamsuddin A Hamid dan Syamsul A Hamid) pun mengungkapkan pada partisipasi pemilih tahun ini sangat besar mencapai 80 persen.


“Jarang ada pertisipasi hingga 80 persen.
Dua kemungkinan, apakah masyarakat ingin pemimpin baru datang ke TPS, ataukah empat calon ini bergerak habis-habisan untuk menangkan calonnya,” katanya.


Daeng Ancu sapaannya mengklaim kemenangan MYL-SS sendiri "tercium" jauh sebelum Pilkada dimulai. Dari survei internal yang dilakukan hingga enam kali dengan sampel responden mencapai 2.000 orang, posisi MYL-SS selalu teratas.


“Kita sampelnya ada beberapa cara. Pertama kita melihat ketokohan di balik pasnagan ini. Ada Syamsuddin A Hamid sebagai bupati pangkep dan Syamsul A Hamid sebagai tokoh daerah. Persentase kedua calon ini kalau digabung di atas 50 persen. Dan di sinilah kita melihat siapa yang bisa mengambil suara terbanyak dan ternyata MYL-SS bisa mengamankan di atas 30 persen. Inilah bukti bahwa kemenangan MYL-SS itu sudah jauh hari,” katanya. 


Penulis: Saharuddin/B