Skip to main content

Dari 1 Juta Pelaku UMKM, Hanya 5 Persen Terapkan SNI di Sulsel

Talkshow BSN UMKM
Talkshow sukses story UMKM Penerapan SNI di Hotel Harper Perintis. Selasa, (10/9/2019) kemarin / (KABAR.NEWS - Mustawaf)

KABAR.NEWS, MAKASSAR - Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian Badan Standarisai Nasional (BSN), Zakyiyah menyebut masih banyak pelaku usaha yang belum menerapkan sistem Standar Nasional Indonesia (SNI). 

 

Khususnya di Sulawesi Selatan (Sulsel), dari jutaan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hanya berapa persen saja yang patuh dan sesuai dengan penerapan SNI. 

 

" Ada satu juta pelaku UMKM namun hanya lima persen yang menerapkan SNI di Sulsel," ujar Zakiyah, dalam Talkshow sukses story UMKM Penerapan SNI di Hotel Harper Perintis. Selasa, (10/9/2019) kemarin.

 

Program pemerintah ini adalah upaya untuk meningkatkan daya saing produk para pelaku UMKM yang ada di Sulsel, serta ajang  berbagi pengalaman UKM didalam penerapan SNI. 

 

Zakiyah menyebut ada tiga hal yang menjadi masalah kenapa banyak UMKM belum melakukan SNI terhadap produknya. Pertama adalah kurangnya informasi tentang pentingnya SNI ke pelaku UMKM, yang kedua adalah anggapan para UMKM bahwa biaya SNI yang tinggi serta anggapan mereka bahwa tanpa adanya SNI pada produknya akan tetap laku. Dan yang ketiga adalah konsumen yang belum tahu haknya untuk mendapatkan produk yang higienis dan sehat. 

 

“Ini tantangan kedepannya bagi Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mensosialisasikan lebih maksimal SNI ke pelaku UMKM,” ungkapnya. 

 

Zakiyah juga menambahkan bahwa biaya dalam Sertifikasi produk tergantung dari produknya namun dengan SNI para pelaku UMKM telah melakukan perlindungan terhadap konsumen dan meningkatkan kepercayaan konsumen untuk memilih produk. 

 

"Sebelum sertifikasi produk pendapatan pertahun Rp 5,7 Miliar namun setelah sertifikasi pendapatan meningkat menjadi Rp 8,8 Miliar pertahun," ujar Narto pengusaha UMKM lainnya. 

 

Dengan sertifikasi SNI, ia mengaku telah meningkatkan keyakinan para konsumen, memberikan jaminan kepada konsumen, serta meningkatkan penjualan Produk.

 

Mustawaf Ansar/CP/B

 

 

 

loading...