Danny Pertimbangkan Warga Makassar Salat Ied di RW Masing-masing

Belum pasti izinkan di masjid

Danny Pertimbangkan Warga Makassar Salat Ied di RW Masing-masing
Pelaksanaan Salat Ied di Kota Makassar sebelum pandemi Covid-19. (Ilustrasi/KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)






KABAR.NEWS, Makassar - Wali Kota Makassar, Sulsel, Moh. Ramdhan Pomanto kembali mempertimbangkan pelaksanaan salat Ied digelar pada tempat tertentu. Salah satunya dilakukan per zonasi tingkat RT/RW.


Hal itu kata Danny, sapaan wali kota, untuk mencegah penyebaran Covid-19. Lebih lanjut, Danny masih mempertimbangkan jika Salat Ied dilakukan di Lapangan Karebosi ataupun masjid.


Menurutnya, jika izin Salat Ied di Lapangan Karebosi dilakukan mungkin bisa mengatur jarak salat. Namun, tak bisa menjamin kerumunan pasca Salat Ied dilaksanakan. 


"Kalau di Lapangan Karebosi, bisa diatur. Tapi kita tidak bisa menjamin setelah salat Iednya itu, siapa bisa atur orang berkerumun kalau pulang. Kalau di masjid, Tidak ada salat Ied," tutur Danny di Balai Kota Makassar, Senin (3/5/2021). 


Olehnya itu, Dirinya berencana akan mengusulkan Salat Ied di lingkup RW masing-masing dan dengan fasilitas terbuka, seperti di jalan. 


"Salat Ied per RW, tempatnya di jalanan. Tidak di masjid, langsung bersamaan halal bin halal supaya tidak ada lagi open house. Takbiran di situ juga tempatnya," paparnya.


Namun, Danny mengatakan belum memastikan aturan tersebut berlaku. Pihaknya masih menunggu izin resmi.  "Tunggu juga keputusan resmi, tunggu keputusan di atas. kita tidak mau lengah," tandas Danny.


Penulis: Fitria Nugrah Madani/A