Danny-Fatma Ulangi Lelang Jabatan Pemkot Makassar

Segera bentuk pansel lelang

Danny-Fatma Ulangi Lelang Jabatan Pemkot Makassar
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto - Fatmawati Rusdi pada rapat koordinasi di Balai Kota Makassar, Senin (1/3/2021). (KABAR.NEWS/Fitria)






KABAR.NEWS, Makassar - Lelang jabatan untuk pejabat eselon 3 Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan, akan diulang sesuai permintaan Wali Kota dan Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto - Fatmawati Rusdi.


Danny Pomanto sapaan wali kota mengatakan, tak memilih satu pun pejabat dari hasil seleksi lelang jabatan yang sebelumnya dilakukan Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin. (Baca juga: Wali Kota Makassar Tolak Lanjutkan Proyek Jalan Metro Tanjung Bunga)


Olehnya itu, Danny menegaskan segera membentuk Panitia Seleksi (Pansel) untuk proses lelang yang bakal dilakukan segera. 


"Masing-masing tiga alternatif, kami tidak ada memilih satu pun. Dan kami perintahkan untuk mengulangi lelang jabatan dan segera menyusun pansel," tegas Danny pada hari pertamanya berkantor Balai Kota Makassar, Senin (1/3/2021). 


Danny membeberkan alasan dirinya tak memilih satu pun pejabat yang mengikuti seleksi lelang tersebut. Menurutnya, tak ada yang sesuai dengan visi - misi dan kriteria yang ditentukan Tim Transisi bentukannya.


"Kriteria yang diberikan, serta visi misi dan banyaknya ketidaksesuaian dengan aturan merupakan pertimbangan untuk tidak memilih orang," pungkasnya


Ia iuga menyayangkan banyak pejabat yang tidak lulus, padahal menurutnya memenuhi kriteria. "Saya melihat, banyak orang yang tidak lolos di situ, kenapa tidak lulus?" tukas Danny. (Baca juga: Hari Pertama Kerja, Danny Pomanto Rombak Pejabat Pemkot Makassar)


Olehnya itu, Danny meminta agar pejabat yang ingin menyiapkan diri dan mendaftar lelang jabatan bisa mengikuti proses seleksi. Ia menjamin tak ada praktik kolusi dan kriteria calon pejabat akan sesuai dengan rekomendasi Tim Transisi.


"Silahkan yang lain kalau mau ikut, terbuka. Tidak kolusi, tapi tentunya banyak screening moral dan akhlak yang akan dilakukan sesuai dengan apa yang 
disampaikan oleh Tim Transisi," tandasnya.


Penulis: Fitria Nugrah Madani/A