Danny akan Atur Menu Restoran di Makassar, Setiap Acara Dianjurkan Minum Sarabba

Demi menjaga imunitas masyarakat pada masa pandemi

Danny akan Atur Menu Restoran di Makassar,  Setiap Acara Dianjurkan Minum Sarabba
Kolase foto: Wali Kota Makassar Danny Pomanto dan minuman khas Makassar, Sarabba. (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah/instagram/tourtorajamakassar)






KABAR.NEWS, Makassar - Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Moh. Ramdhan "Danny" Pomanto berencana menerbitkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota mengenai standarisasi makanan di rumah makan dan atau restoran pada masa pandemi Covid-19. 


"Insya Allah saya akan buatkan SK-nya tentang standarisasi makanan. Sehingga makanan semua harus diatur untuk memberikan jaminan bahwa kota ini siap menghadapi perang dengan pandemi," tutur Danny, di Balaikota Makassar, Senin (22/3/2021). 


Menurut Danny, kebijakan ini terutama akan diterapkan pada menu-menu makanan di restoran dan hidangan saat pertemuan lainnya. Penanganan standarisasi menu tersebut pun rencananya akan ditangani oleh PKK Kota Makassar. 


"Termasuk di restoran, kita akan ada seperti food security-lah untuk melihat unsur-unsur imunitas. Saya minta memang PKK menangani standarisasi dan kualitas suplemen dan gizi masyarakat yang akan kita fokuskan semua perkuatan imunitas kesehatan kota," terangnya. 


Selain itu, kepala daerah berlatar arsitek ini akan merekomendasikan setiap agenda pertemuan di Makassar harus menyajikan minuman sarabba. Sarabba merupakan minuman khas Kota Daeng yang berbahan jahe.

  
"Saya akan men-sunnahkan semua pertemuan di kota ini, baik sifatnya pribadi komersil ataupun sifatnya internal, itu harus minum sarabba. Kita mau biasakan orang minum sarabba," jelasnya.


Produksi sarabba kata Danny akan dilakukan dengan melibatkan warga di lorong-lorong Kota Makassar dengan menanam jahe.


Pemkot Makassar bakal membeli jahe produksi warga lorong. Kemudian, pengelolaan pun dikembalikan lagi pada warga lorong untuk dijadikan Sarabba. 


"Nah sarabba ini, sarabba kering yang dibuat di lorong-lorong yang semua lorong-lorong menanam jahe yang akan dibeli oleh pemerintah. Kemudian hasil jahe itu diolah dikembalikan ke masyarakat lagi untuk dijadikan start up lorong untuk dijadikan minuman bergizi seperti jahe yang memang menjadi musuhnya Covid. Kita masih konsultasi dengan ahli gizi," paparnya. 


Sebelumnya, Danny dan wakilnya Fatmawati Rusdi meluncurkan Makassar Recover sebagai program penanganan Covid-19 di Kota Daeng.


Penulis: Fitria Nugrah Madani/A