Cuti untuk Ayah Jadi Program Anies - Imin cegah Stunting

Sebagai pelengkap program cuti Ibu Hamil

Cuti untuk Ayah Jadi Program Anies - Imin cegah Stunting
Juru Bicara Timnas AMIN, Muhammad Ramli Rahim. (IST)

KABAR.NEWS, Jakarta - Pasangan capres dan cawapres Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (AMIN) jika terpilih ingin lebih peduli terhadap ibu hamil. Program cuti selama 40 hari disiapkan bukan hanya untuk ibu hamil, tetapi juga kepada ayah.


Program ini diyakini pasangan capres dan cawapres nomor urut satu tersebut sebagai salah satu upaya nyata untuk menurunkan tingginya angka stunting di Indonesia.


Juru Bicara Timnas Pemenangan AMIN, Muhammad Ramli Rahim mengatakan, lewat program itu AMIN berharap ibu hamil dan anak di dalam kandungannya akan terbantu dengan adanya ayah disamping mereka. 


Ramli Rahim berpendapat permasalah stunting sesunggguhnya bukan hanya persoalan gizi, tetapi juga perhatian orang tua.


"AMIN membuat program yang namanya cuti hamil dan melahirkan itu disertai cuti ayah hingga 40 hari. Saya kira ini yang harus diperhatikan masyarakat bahwa AMIN itu begitu perhatian, karena tidak hanya menyelesaikan masalah stunting dengan rapat-rapat pertemuan, tapi dengan sesuatu yang lebih nyata," kata Ramli dalam keterangan tertulis, Rabu (29/11/2023).


MRR, sapaanya menyebutkan, lahirnya program ini lantaran AMIN melihat ibu hamil dan bayi di dalam kandungannya banyak yang kesulitan karena suami atau ayah mereka tetap bekerja.


Situasi yang menurut AMIN sangat memperihatinkan apalagi bila satu pasangan itu tinggal di perantauan yang jauh dari keluarga. Mereka kerap kesulitan mendapatkan bantuan pendampingan.


"Jadi memang sebaiknya ayah itu juga diberikan cuti supaya mereka bisa membantu istrinya yang sedang hamil, apalagi pada saat akan melahirkan. Ayah tentu mau punya banyak waktu untuk menemani istri dan buah hatinya," bebernya.(*)