Copot Pimcam Golkar Jeneponto, Ikram: Mereka Pindah Partai

Ditengarai kepentingan musda

Copot Pimcam Golkar Jeneponto, Ikram: Mereka Pindah Partai
Plt Ketua Golkar Jeneponto Ikram Iskandar (tengah) berfoto bersama dengan 6 pimpinan kecamatan yang baru. (IST)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Sebanyak 6 orang Pimpinan Kecamatan atau Pimcam Partai Golkar di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, dicopot dari jabatanya.

Hal itu diungkapkan oleh Mantan Ketua Bidang Organisasi DPD II Partai Golkar Jeneponto, Natsir Puly. Menurutnya, pencopotan terhadap 6 Pincam yang dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) DPD II Partai Golkar Jeneponto, Ikram Iskandar dinilai telah melanggar anggaran dasar (AD) organisasi.


"Alasan bahwa masa bakti pimcam tersebut telah berakhir merupakan alasan yang tidak dapat di terima, karena masa bakti pincam tersebut hingga 2022," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (15/2/2021).


Dia menjelaskan musyawara kecamatan (Muscam) hingga saat ini juga belum dilakukan karena masih menunggu pelaksanaan Musda DPD II Golkar Jeneponto. 


"Pencopotan 6 pimpinan kecamatan tersebut di sinyalir untuk memuluskan figur tertentu dalam Musda Partai Golkar Jeneponto," jelasnya.


Sementara, Plt DPD II Partai Golkar Jeneponto Ikram Iskandar menegaskan, bahwa pihaknya tidak pernah melakukan pencopotan terhadap 6 pimcam tersebut. Melainkan, sebagian dari mereka telah berpindah ke partai lain.


"Tolong diluruskan, bukan dicopot tapi ada beberapa pimcam sudah pindah ke partai lain. Ada juga yang sudah mengundurkan diri terkait kontestasi Pilkades di Kecamatan Turatea," ujar Ikram saat dihubungi KABAR.NEWS.


Dia menyebut, pimcam yang telah berpindah ke partai lain diantaranya, pimcam Golkar
Tarowang, Turatea dan Partai Golkar Batang. 


Disinggung soal pencopotan jelang Musda, Ikram menegaskan, bahwa pergantian pimcam tersebut sudah masuk dalam agenda.


"Bukan karena menjelang Musda tapi memang sudah masuk agenda sebelum saya ditunjuk PLT ketua," tegasnya.


Saudara dari Bupati Jeneponto Iksan Iskandar ini mengatakan, bahwa Nasir Puly saat ini bukan lagi Pengurus Golkar Jeneponto sebab masa jabatannya telah berakhir. "Mantan, karena sudah ada SK terbaru yang dikeluarkan oleh DPD I Golkar Sulsel," terangnya. 


Sehingga, pihaknya menunjuk PLT untuk membentuk kepengurusan baru. "Habis semua masa periodesasi-nya," singkatnya.


Penulis: Akbar Razak/A