Skip to main content

Coldplay Tunda Tur Album Baru karena Alasan Dampak Lingkungan

Coldplay Tunda Tur Album Baru karena Alasan Dampak Lingkungan
Mural personel grup band Coldplay tentang album Everday Life di tembok bangunan di Ximending, Taiwan. (Instagram/coldplay)

KABAR.NEWS - Grup band, Coldplay, memutuskan untuk menunda tur album baru mereka "Everyday Life" karena kekhawatiran atas dampak lingkungan yang ditimbulkan dari konser tersebut.


"Kami tidak sedang tur album ini," kata vokalis Coldplay, Chris Martin, kepada BBC News, di Amman, Yordania, Kamis (21/11/2019).


Baca juga: Rock in Celebes Hadirkan 50 Band di Makassar, Ini Daftarnya

Chris Martin mengatakan, dia ingin pertunjukan Coldplay ramah terhadap lingkungan. Mereka telah menetapkan rencana satu sampai dua tahun ke depan untuk memulai konser album baru tersebut.


"Kami akan mengambil waktu selama satu atau dua tahun ke depan, untuk mengetahui bagaimana tur kami tidak hanya dapat berkelanjutan [tetapi] bagaimana hal itu dapat bermanfaat secara aktif (untuk lingkungan)" ungkap Chris Martin.


Grup band asal London ini terakhir melakukan tur konser dengan album "A Head Full of Dreams", yang membuat mereka tampil di 122 panggung dari lima benua pada 2016 dan 2017


Chris Martin yang merupakan pentolan Coldplay, khawatir bahwa konser mereka dapat mempercepat krisis iklim, khususnya, mengenai penggunaan energi listrik yang memicu emisi karbon dioksida.


"Tur kami berikutnya akan menjadi versi terbaik dari tur seperti itu yang ramah terhadap lingkungan," kata Martin. "Kami akan kecewa jika itu bukan karbon netral"


Baca juga: Tiga Subsektor Ekonomi Kreatif yang Diprediksi Melejit di Tahun 2019

Martin bahkan berpikir, bagaimana tur Coldplay menuju ke lokasi konser tanpa menggunakan jalur udara. Mereka berencana, konser nantinya menggunakan tenaga surya dan tanpa plastik sekali pakai atau konser "tanpa karbon".


"Hal yang paling sulit adalah sisi terbangnya. Tetapi, misalnya, impian kita adalah memiliki pertunjukan tanpa plastik sekali pakai, agar sebagian besar bertenaga surya," kata Martin.


Luncurkan Album Everyday Life di Yordania


Album Everyday Life dari Coldplay akan diluncurkan di Amman, Yordania, pada Jumat 25 November hari ini dan disiarkan secara live di YouTube.

 

Konser akan berlangsung saat matahari terbit dan terbenam, hal itu untuk mencerminkan dua "sisi" dari album baru mereka.


Chris Martin menjelaskan, alasan Coldplay meluncurkan album Everyday Life di Amman karena "Kami ingin memilih suatu tempat di tengah dunia di mana kami biasanya tidak bisa bermain".


Dia menjelaskan bahwa sejumlah lagu yang ada dalam album Everyday Life mencerminkan perspektif global band Coldplay.

 

Selain itu, Coldplay akan melakukan konser satu kali untuk para penggemar di Natural History Museum, London pada 25 November. Semua hasil dari pertunjukan akan disumbangkan ke badan amal lingkungan.

 

loading...