Skip to main content

Ciptakan Pemilu Damai, Jurnalis Makassar Bersama Polisi Deklarasi Anti Hoax

jurnalis
Kasi BPKB Ditlantas Polda Sulsel, Kompol Henki Ismanto saat deklarasi pemilu aman dan damai bersama jurnalis se Kota Makassar di Warung Kopi Sija, Jalan Topaz Makassar. (KABAR.NEWS/Lodi Aprianto)

KABAR.NEWS, Makassar - Peran jurnalis dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang sangat dibutuhkan. Tentunya dalam membangun opini positif. Sehingga, jurnalis di Makassar pun berkomitmen untuk memerangi penyebaran informasi bohong atau Hoax.

Komitmen tersebut menjadi perhatian khusus dari pihak kepolisian. Perhatian itu datang dari Direktorat Lalu Lintas Polda Sulsel. Jurnalis se Kota Makassar, akhirnya diajak mendeklarasikan untuk menjaga kedamaian Pileg dan Pilpres 2019.

Acara deklarasi yang berlangsung di Warkop Coffiholoc by Sija lantai 2, Jalan Topaz, Jumat (12/10/2018) itu, Ditlantas Polda Sulsel berharap agar Pileg dan Pilpres 2019 bisa berjalan aman, damai dan tidak ada berita bohong. Hal ini ditandai dengan membubuhkan tanda tangan bersama di sehelai kain putih sepanjang tiga meter yang telah disediakan.

Kasi BPKB Ditlantas Polda Sulsel, Kompol Henki Ismanto mengatakan, peran media dalam membangun opini positif sangat dibutuhkan. Termasuk untuk meredam berbagai isu hoax yang mampu memecah belah persatuan dan kesatuan.

"Untuk itu, kami dari Ditlantas Polda Sulsel mengajak semua kalangan termasuk jurnalis untuk bisa sama-sama menciptakan suasana kondusif menjelang Pileg dan Pilpres 2019 ini," ucapnya di hadapan sejumlah jurnalis se Kota Makassar.

Dia menegaskan, salah satu bentuk komitmen bersama yakni dengan melakukan deklarasi dan penandatanganan bersama untuk memerangi hoax dan menciptakan Pemilu yang damai. "Semoga dengan adanya deklarasi bersama ini, kita bisa menciptakan suasana kondusif jelang Pemilu dan Pasca pemilu nanti," pungkasnya.

  • Lodi Aprianto