Skip to main content

Cerita Vokalis Jamrud Selamat dari Tsunami Anyer

"Air Pasang" Cerita Vokalis Jamrud Selamat dari Tsunami Anyer
Vokalis Jamrud, Krisyanto. (Instagram/_kris_krisdjani)


KABAR.NEWS - Duka menyelimuti bangsa Indonesia akibat terjangan Tsunami atau gelombang pasang di Pantai Anyer, Pandeglang, Banten, Sabtu (22/12/2018). Bencana ini menelan banyak korban jiwa.

 

Vokali grup band rock Jamrud, Krisyanto turut menjadi saksi detik-detik terjadinya tsunami Anyer. Saat tsunami menerjang, Ia tengah berada di kediaman orang tuanya di Kawasan Carita, Pandeglang, Banten.



Beruntung Krisyanto bisa selamat dari bencana maut tersebut. Berbeda dari rekan seprofesinya yakni perseonel Seventen, Muhammad Awal Purbani atau Bani yang saat ini belum diketahui keberadaannya saat manggung di Employee Gathering PLN UIT JBB, di Tanjung Lesung Beach Resort, Banten.

 

Dilansir dari Liputan6, Krisyanto mengatakan sejak tiga hari berada di kediaman orang tuanya, di kawasan Carita. Ia pun menjadi saksi detik-detik saat Tsunami menerjang.


"Aku sekarang di rumah orang tua sudah tiga hari di Carita. Kejadiannya jam 9 malam ombak tsunaminya. Orang pada berlarian sambil teriak air pasang," kata Kaye, nama panggung Krisyanto.



 

Lantaran takut dan panik, Krisyanto membawa keluarganya mengungsi ke dataran yang lebih tinggi. Agar ia dan keluarga terhindar dari terjangan tsunami.

 

"Aku ngungsi ke dataran tinggi brader," ucap Krisyanto. Tak hanya dirinya, warga di sekitar rumahnya juga ikut mengungsi. Mereka tak menyangka kalau akan ada tsunami yang begitu besar.

 

"Satu kampung mengungsi semua ke dataran yang lebih tinggi brader," tutur Krisyanto.


 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh KRIS (@_kris_krisdjani) pada



Selain Kristyanto, vokali Seventen Riefian 'Ifan' Fajarsyah selamat dari terjangan tsunami Anyer. Namun istrinya hingga saat ini belum ditahu keberadaanya.

 

loading...