Cekcok karena Masalah Tanah,Anggota BPD Kabupaten Bone Tewas Ditikam

pelaku tidak terima dengan namanya di sebut-sebut terlibat dalam polemik sengketa lahan

Cekcok karena Masalah Tanah,Anggota BPD Kabupaten Bone Tewas Ditikam
Ilustrasi.(int)






KABAR.NEWS, Bone --Tidak terima lantaran disebut terlibat dalam polemik sengketa tanah. Andi Sose (48) tikam seorang anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) hingga tewas.

Peristiwa berdarah itu terjadi di sebuah warung kopi Desa Pasaka, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Senin (25/1/2021) kemarin.

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ardy Yusuf mengatakan, korban anggota BPD yakni Bahtiar (51) itu tewas dengan sejumlah luka tusuk senjata tajam ditubuhnya.

"Kejadiannya kemarin, korban itu sedang minum kopi dan didatangi oleh pelaku. Terlibat cekcok mulut dan pelaku langsung menikam korban," kata Ardy kepada KABAR.NEWS, via seluler, Selasa (26/1/2021).Lanjut Ardy, korban dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju Rumah Sakit (RS).

Ardy juga mengungkapkan, motif penganiayaan yang menyebabkan anggota BPD itu meregang nyawa diduga pelaku tidak terima dengan namanya di sebut-sebut terlibat dalam polemik sengketa lahan.

"Peristiwa penikaman ini diduga dipicu masalah sengketa lahan antara pelaku dan keluarganya. Pelaku sakit hati tidak terima karen disebut-sebut namanya di masalah tanah keluarga pelaku dan korban," ungkap perwira polisi berpangkat tiga balok itu.

Pelaku pun kini dikenakan pasal 351 ayat 3 dan pasal 338 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.


Penulis : Reza Rivaldy/B