Skip to main content

Cegah Korupsi, Pemkab Gowa Libatkan Jaksa Kawal Program

Cegah Korupsi, Pemkab Gowa Libatkan Jaksa Kawal Program
Bupati Kabupaten Gowa, Adnan Purichta Ichsan (kiri) dan Kejari Gowa, Basjar Rifai menandatangani MoU di Baruga Tinggimae Rujab Bupati Gowa, Senin (16/9/2019). (IST/HMS)

KABAR.NEWS, Makassar - Sebagai bentuk pendampingan atas semua program-program Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk melakukan penandatanganan dua nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).


Dua MoU tersebut yakni, pencegahan masalah hukum perdata dan tata usaha negara dan pendampingan Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang berlangsung di Baruga Tinggimae Rujab Bupati Gowa, Senin (16/9/2019).


Baca juga: Kisah Bayi Hadijah, Minum Kopi Pengganti Susu Sejak Usia 6 Bulan

Kejari Gowa, Muhammad Basjar Rifai mengatakan, kerja sama ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya masalah hukum di bidang perdata dan tata usaha negara yang akan dihadapi oleh Pemkab Gowa jika terjadi dikemudian hari. Begitupun dengan TP4D, untuk melakukan pendampingan terhadap proyek strategis Pemkab Gowa.

 

"Salah satu bantuan hukum yang kita berikan baik yang dilaksanakan melalui pengadilan maupun diluar pengadilan yaitu bisa mengajukan kita sebagai pengacara negara. Artinya apabila Pemkab Gowa digugat maupun digugat oleh pihak ketiga secara perdata kami boleh ditunjuk sebagai pengacara negara," kata Basjar Rifai.

 

Dengan demikian, kata Basjar, pengacara negara dari kejaksaan tersebut bertindak sebagai mediator, negosiator dan fasilitator dalam menyelesaikan masalah atau sengketa perdata.


Kendati demikian, dalam pemberian bantuan hukum, kejaksaan tidak jalan sendiri namun pihak yang terlibat dalam masalah dapat juga menugaskan staf atau biro hukumnya bekerja bersama jaksa pengacara negara untuk menyelesaikan masalah.

 

Oleh karena itu, dirinya berharap kejaksaan bisa diikutsertakan dalam menentukan proyek strategis untuk tahun 2020 mendatang, untuk membantu Pemkab Gowa jika terjadi permasalahan hukum perdata dan tata usaha negara.


"Semoga kerja sama ini bisa berjalan dengan baik, dan kami bisa dilibatkan dalam pembangunan Pemkab Gowa," harap Basjar.


Menanggapi hal itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengaku MoU ini merupakan sebuah program sangat baik khususnya bagi para pengambil keputusan, para pengguna anggaran dalam menjalankan program-program yang selama ini berjalan di wilayah kabupaten Gowa.

 

Selain itu, dengan adanya pendampingan TP4D ini dari Kejari, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan sampai dengan laporan pertanggungjawaban didampingi oleh TP4D tersebut.

 

"Tentu sangat bersyukur, sehingga para pimpinan SKPD tidak ragu lagi dalam mengambil keputusan, beban atau kesalahan tidak lagi terjadi kalau kita mendapatkan pendampingan," ungkapnya.


Baca juga: Harga Ganti Rugi Belum Jelas, Pemilik Lahan Proyek KA di Maros Demo

Ia berharap dengan adanya MoU ini sebuah pekerjaan bisa berjalan dengan baik dan TP4D langsung terjun ke lapangan melakukan pendampingan, agar para pelaksana tidak lagi bermain-main dalam melakukan pekerjaannya.

 

"Yang jelas apa yang kita inginkan adalah pekerjaan bisa baik sesuai dengan spec yang insya Allah akan bermanfaat bagi seluruh masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Gowa," ungkapnya.


Andi Frandi/C

 

loading...