Skip to main content

Cegah Kebutaan, Sidomuncul Operasi 250 Mata Masyarakat Miskin

Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat saat memberikan bantuan secara simbolis kepada Direktur operasional dan pelayanan RS Unhas,  dr Habiba dalam acara operasi katarak di RS Unhas Makassar, Jumat (15/2/2019) (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah) 


KABAR.NEWS, Makassar - Sidomuncul Indonesia kembali melakukan operasi gratis penyakit katarak. Sebanyak 250 masyarakat Makassar ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.


Direktur Utama PT Sidomuncul, Irwan Hidayat mengatakan Katarak merupakan  penyakit yang dapat disembuhkan, namun karena tidak adanya rumah sakit yang mampu melakukan operasi tersebut, angka ancaman kebutaan karena katarak  terus bertumbuh setiap tahunnya.


Baca Juga:

"Ada dua ratus empat puluh juta masyarakat indonesia mengalami ancaman kebutaan.  angka tersebut terus bertumbuh  dengan kalkulasi pertahunnya mencapai dua ratus empat puluh ribu jiwa," kata Irwan di Rumah Sakit Hasanuddin Makassar, Jumat (15/2/2019).


Saat memutuskan untuk turun mencegah kebutaan di Indonesia, Irwan mengaku sempat kesulitan karena tidak mendapatkan pasien. Untuk itu ia memutuskan untuk bekerjasama dengan stakeholder yang bergelut pada penanganan ancaman kebutaan tersebut


" Awal sidomuncul turun untuk menangani ancaman kebutaan di indonesi yakni tahun 2010, saat itu saya melihat sebuah berita yang didalam wawancaranya, angka kebutaan di indonesia kalau tidak salah urutan kedua. Kesuliatan awalnya kami mencari pasien sangat susah, selain itu , rumah sakitnya tidak ada yang mampu. Kemudian kami bekerjasama dengan TNI untuk mendata masyarakat yang terancam buta dan tahun pertama ada 2.000 pasien. Tahun kedua, 1.700 hingga tahun 2019, Sidomuncul sudah 52.000 orang," Kata Irwan.


Untuk tahun ini Irwan kembali menargetkan sidomuncul akan mengoperasi 12.000 pasang mata yang terancam buta.


Indonesia merupakan negara yang menempati urutan pertama se - Asia terkait jumlah masyarakat yang mengalami ancaman kebutaan karena katarak. Namun sayangnya pemerintah belum maksimal dalam mengentaskan permasalahan tersebut


" Seluruh dunia angka kita paling jelek dalam memberantas kebutaan ini," kata ketua Ikatan Dokter Spesialis Mata, Habiba 


Ia melanjutkan dalam skala nasional, Indonesia hanya mampu mengoperasi 1200 mata pasien. Sedang menurut dia seharunya indonesia harus mampu mengeporasi 3.750


" Untuk itu kami minta sidomuncul untuk terus membantu kami dalam penanganan ancaman kebutaan," Katanya


Di Makassar sendiri, ada banyak masyarakat yang mengidap penyakit katarak, mesti demikian, kepala dinas kesehatan tidak merinci berapa jumlah pasti yang mengidap penyakit gangguan penglihatan tersebut


Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Makassar Naisyah T Azikin mengatakan Ia sangat bersukur sidomuncul telah membantu masyarakat untuk menentaskan dan meningkatkan derajat angka kesehatan di kota makassar


" Saya mengucapkan rasa syukur atas bantuan sidomuncul, semoga kerjasama ini tidak sampai disini, karena untuk menjamin dan meningkatkan derajat angka kesehatan di makassar perlu ada bantuan stake holder, karena mengandalkan pemerintah saja tidak akan mampu," Katanya


Ia menambahkan pihaknya akan menjamin pasien bagi masyarakat yang mengikuti operasi gratis sidomuncul tak akan dipungut biaya terkait kondisi mereka pasca operasi 


"Follow up pasca operasi pemerintah kota makassar telah menyiapkan puskesmas untuk melakukan Ganti dan kontrol setelah operasi dan tentunya tidak dipungut biaya," Katanya 


Diketahui  Sidomuncul kembali melakukan operasi 250 pasang mata yang mengalami gangguan penglihatan di makassar. Acara tersebut dilangsungkan selama dua hari, yakni di rumah sakit Bhayangkara Makassar dan Rumah sakit Universitas Hasanuddin Makassar

 

loading...