Skip to main content

Calon Menteri, Tito Karnavian Resmi Diberhentikan dari Kapolri

Calon Menteri, Tito Karnavian Resmi Diberhentikan dari Kapolri
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah). (Dok. Divhum Mabes Polri)

KABAR.NEWS, Jakarta - Jenderal Pol Tito Karnavian secara resmi diajukan untuk diberhentikan sebagai Kapolri berdasarkan surat presiden (Surpres) kepada DPR RI.


Hal tersebut terungkap dalam rapat paripurna ke-3 DPR masa sidang 2019-2020 di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10/2019). Peserta sidang sepakat agar Tito diberhentikan.


Baca juga: Diminta Jokowi, Sri Mulyani Kembali Jabat Menteri Keuangan

"DPR telah menerima surat presiden nomor R51 tanggal 21 Oktober 2019. Hal permintaan persetujuan pemberhentian Kapolri," kata Ketua DPR Puan Maharani, dikutip dari CNN Indonesia.


"Yang bersangkutan akan mengemban tugas negara dan jabatan lain," kata Puan.


Pada Senin (21/10/2019) kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Tito ke Istana Kepresidenan menjelang pengumuman calon menteri kabinet kerja jilid II.


Baca juga: Ditawari Kursi Menteri Pertahanan, Prabowo: Saya Siap Bekerja

Tito menjabat sebagai Kapolri sejak 13 Juli 2016 mengganti Badrodin Haiti. Di kabinet kerja Jokowi-Ma'ruf Amin, lulusan Akademi Kepolisian tahun 1987 itu digadang-gadang akan menjabat Menteri BUMN.

 

loading...