Skip to main content

Caleg Terpilih Berkasus Narkoba, Suharso Minta Publik Tak Hakimi PPP

Caleg Terpilih Berkasus Narkoba, Suharso Minta Publik Tak Hakimi PPP
Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, Suharso Monoarfa. (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)

KABAR.NEWS, Makassar - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suharsono Monoarfa, mengaku telah mendengar kasus narkoba yang menjerat Caleg PPP terpilih untuk DPRD Makassar yakni, Rahmat Taqwa.


"Kabar ini disampaikan oleh Ketua DPW tadi saat saya mendarat. Mudah - mudahan ini pertanda baik untuk partai. Partai ini sudah matang, kita punya mekanisme partai yang mengatur itu," ujar Suharso, di Kantor DPW PPP Sulsel, jalan Sungai Saddang Makassar, Selasa (20/8/2019).


Baca juga: Tersangka Narkoba, Rahmat Taqwa akan Tetap Dilantik Jadi Anggota Dewan

Suharso menegaskan bahwa PPP menolak setiap kader atau caleg yang terlibat narkoba. Karena kata dia, sebelum pendaftaran caleg untuk Pemilu 2019, setiap calon wakil rakyat dari partai berlambang Ka'bah dites narkoba.


Dia berharap, kasus yang menimpa Rahmat Taqwa bisa menjadi pelajaran bagi kader lainnya untuk mencegah dan tidak mengkonsumsi narkoba. Mantan Watimpres itu mengajak jajarannya menjadikan kasus ini sebagai pelajaran.


"Itu satu pelajaran untuk kita mudah - mudahan, tidak menjadi percikan-percikan internal. Saya hanya berprasangka baik, dan ini bisa menimpa siapa pun," katanya.

 
"Mudah - mudahan saudara Rahmat bisa mengatasi dan jangan kemudian gara - gara itu baru semuanya dihakimi. Saya juga berprasangka baik semoga dia bisa menyelesaikan ini," tandas Suharso.


Baca juga: Ditangkap Nyabu, Caleg Terpilih Makassar Ini Juga Kuasai Tembakau Gorila

Sebelumnya, Satuan Narkoba Polrestabes Makassar menangkap Rahmat Taqwa di Jalan Barukang Kota Makassar, Selasa dini hari, karena diduga menguasai narkoba jenis sabu.


Dari tangan Caleg terpilih DPRD Makassar dari daerah pemilihan (Dapil) II Makassar ini, polisi mengamankan dua saset berisi sabu dan alat isap serta barang bukti lainnya. 


  • Irvan Abdullah*
     

 

loading...