Bupati Sinjai Tegaskan Kartu Vaksin Tetap Diwajibkan saat Pilkades

*Didukung pihak kepolisian

Bupati Sinjai Tegaskan Kartu Vaksin Tetap Diwajibkan saat Pilkades
Bupati Sinjai Andi Seto Asapa. (IST/HMS)






KABAR.NEWS, Sinjai - Bupati Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Andi Seto Ghadista Asapa tetap mewajibkan masyarakat menggunakan kartu vaksin Covid-19 sebagai syarat untuk memilih calon kepala desa (Pilkades) serentak pada 17 Maret 2022.


"Hasil rapat koordinasi kemarin, kita mewajibkan pemilih untuk menyertakan kartu vaksin pada pemilihan Pilkades. Hal ini sesuai surat PPKD kabupaten Sinjai," kata Seto pada pelantikan pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Sinjai di Aula Hotel Sanjaya, Sabtu (5/3/2022).


Menurutnya, aturan ini sudah sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden Nomor 14 tahun 2021 tentang pengadaan vaksinasi dan pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19 dan perundang-undangan yang berlaku.


"Koordinasi kemarin, Polres Sinjai mendukung penuh terkait kartu vaksin sebagai syarat pada pemilihan kepala desa sebelum memberikan hak pilihnya. Dan siap menjadi tim untuk pemeriksaan terhadap kartu vaksinasi," kata Seto.


Ditanya soal perbedaan statement antara Kepala Dinas PMD dan Ketua PPKD Sinjai soal syarat vaksin memilih kepala desa, Seto tetap konsisten dengan hasil Rapat Koordinasi Forkopimda bersama OPD yang digelar di Gedung Pertemuan Hotel Sinjai, Jumat (4/3/2022).


Dalam rapat itu diputuskan, semua sepakat mewajibkan membawa kartu vaksin dan melakukan pengecekan di bilik suara sebelum mencoblos calon kepala desa.


"Aturan vaksin ini sudah banyak dilakukan diantaranya kota Mamuju serta beberapa kota di pulau Jawa. Dan ini akan kami berlakukan," sebut Seto


"Yang namanya pilkades adalah pengumpulan masyarakat jadi kita punya harapan yang berkumpul adalah orang-orang yang sudah divaksin sehingga tidak menyebarkan penyakit pada saat di bilik suara atau di TPS," tambahnya. 


Penulis: Syarif/B