Buntut Demo, Pekerja THM di Makassar Diperiksa Kasus Prokes

Bagian kesbang juga diperiksa

Buntut Demo, Pekerja THM di Makassar Diperiksa Kasus Prokes
Aksi demonstrasi pekerja Tempat Hiburan Malam (THM) di Balai Kota Makassar pada Rabu (10/2/2021). (KABAR.NEWS/Fitria)






KABAR.NEWS, Makassar - Polrestabes Makassar memeriksa sejumlah orang atas dugaan pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) saat unjuk rasa Asosiasi Usaha Hiburan Malam (AUHM) di Balai Kota, pada Rabu, 10 Februari 2021.


Demo AUHM di Balai Kota Makassar menuntut pemerintah melonggarkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dianggap merugikan pekerja THM. Demo ini diduga melanggar Prokes karena mengumpulkan banyak orang saat pandemi. (Baca juga: Didemo, Rudy Minta Pengertian THM Soal Jam Malam)


Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khaerul mengatakan, pihaknya sementara memintai keterangan sejumlah pihak termasuk koordinator lapangan aksi demo, serta pihak keamanan.


"Penyidik Polrestabes Makassar memeriksa penanggung jawab unras para korlap, petugas keamaan, terdiri dari Satpol PP, Kepolisian yang berjaga di TKP, termasuk Kesbang," kata Agus kepada wartawan di kantornya, Sabtu (13/2/2021) petang.


Agus menyebut pihaknya telah memeriksa 8 orang dan tidak menutup kemungkinan akan bakalan bertambah lagi. "Berlanjut lagi hari Senin 3 orang," ucapnya.


Setelah mengambil keterangan terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kerumunan ini, penyidik Polrestabes Makassar bakal melakukan gelar perkara.


"Setelah itu kita lakukan gelar perkara untuk melihat perkara ini bisa ditingkatkan ke proses penyidikan. Ini temuan, tidak ada laporan, saya tegaskan. Temuan hasil koordinasi dengan Satgas covid," jelas Agus. (Baca juga: Begini Modus Perampok Satroni Rumah Mewah di Makassar)


Agus menyebut, unjuk rasa yang dilakukan para pekerja tempat hiburan malam ini sangat tidak pantas. "Jadi unjuk rasa ini dilakukan dengan cara-cara tidak pantas. Mereka bawa tronton dan alat musik. Dengan menghadirkan DJ kemudian bernyanyi, sarana memang sudah dipersiapkan," tukasnya.


Penulis: Reza Rivaldy/B