Buka Latsar CPNS, Bupati Jeneponto: Anda Diberhentikan Kalau Tidak Lulus

Syarat SK 100 persen

Buka Latsar CPNS, Bupati Jeneponto: Anda Diberhentikan Kalau Tidak Lulus
Pembukaan Latsar CPNS Jeneponto. (Foto: Istimewa)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Pemerintan Kabupaten (Pemkab) Jeneponto, Sulawesi Selatan, menggelar pelatihan dasar atau Latsar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019. Pelatihan dasar tersebut dibuka langsung oleh Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar di kantor Bupati, Jumat (16/7/2021).


Iksan Iskandar dalam sambutanya berpesan agar para CPNS dapat bekerja secara profesional dan bersedia mengabdikan diri dengan sepenuh hati.


Melalui pelatihan tersebut, Bupati berharap dapat menciptakan ASN yang memiliki intergritas moral, kejujuran, karakter atau kepribadian yang unggul, profesional dan bertanggung jawab. (Baca juga: Peserta Latsar CPNS Palopo Bertumbangan Positif Covid-19)


"Pelatihan dasar CPNS ini sangat penting untuk membangun mental ASN," ujar Iksan dalam keterangan tertulis.


Karaeng Ninra sapaan akrabnya menyebut, menjadi seorang ASN harus memiliki rasa tanggung jawab pengabdian yang besar, baik tanggung jawab kepada masyarakat maupun kepada sang pencipta.


"Pelatihan dasar CPNS ini hanya dapat diikuti satu kali saja, salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh CPNS supaya dapat diangkat sebagai PNS adalah dengan lulus pelatihan dasar CPNS. Jika saudara tidak lulus pelatihan dasar CPNS ini, maka saudara - saudara akan diberhentikan dari sebagai calon PNS. 
Untuk itu saya minta ikuti pelatihan ini dengan sungguh- sungguh," jelasnya.


Kata Iksan, PNS yang nengajukan pindah sebelum menjalani masa tugas selama 10 tahun maka dianggap mengundurkan diri. Olehnya itu, ia mengingatkan agar PNS tidak mengajukan pindah tugas sebelum masa tugas 10 tahun. Pasalnya, hal tersebut dinilai sama saja dengan pernyataan pengunduran diri dari status sebagai PNS.


"Jangan ada lagi setelah jadi PNS, saudara-saudara minta pindah tugas, penempatan dengan berbagai alasan. Saudara-saudara baru bisa mengajukan pindah tugas, atau penempatan minimal 10 tahun sejak TMT PNS ditetapkan. Jika masih ngotot mengajukan pindah sebelum 10 tahun, maka dianggap mengundurkan diri," tegas Bupati. (Baca juga: BKPSDM Palopo akui Ada Peserta Latsar CPNS Kena Corona, Kegiatan Ditunda?)


Iksan juga mengingatkan kepada seluruh CPNS agar mematuhi aturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia nomor 23 tahun 2019 terkait pindah tugas para ASN.


Sekadar diketahui, bahwa kegiatan ini diinisiasi oleh Badan Pepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Jeneponto, diikuti sebanyak 5 angkatan dengan total peserta 164 orang.


Penulis: Akbar Razak/C