Budiman Hakim Ungkap Kesedihan Dirinya Dilantik Tanpa Thoriq Husler

Budiman Hakim mengajak warga Luwu Timur untuk mendoakan Almarhum Thoriq Husler.

Budiman Hakim Ungkap Kesedihan Dirinya Dilantik Tanpa Thoriq Husler
Wakil Bupati Luwu Timur, Budiman Hakim usai dilantik oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah di Rujab Gubernur Sulsel, Jumat (26/2/2021). (Foto: KABAR.NEWS/Darsil Yahya)












KABAR.NEWS, Makassar - Sebanyak 11 kepala daerah di Sulsel terpilih hasil Pilkada Serentak 2020 resmi dilantik Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah di Baruga Karaeng Pattingalloang Komplek Rujab Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Kota Makassar, Jumat (26/2/2021). Namun, dari 11 kepala daerah, hanya Kabupaten Luwu Timur (Lutim) dilantik hanya Wakil Bupatinya saja yakni Budiman Hakim. 

Pasalnya Bupati Lutim, Thoriq Husler meninggal dunia pada akhir Desember 2020. Usai pelantikan, Wakil Bupati Lutim, Budiman Hakim menunjukkan rasa sedihnya. Sebab, ia dilantik hanya seorang diri berbeda dengan wakil bupati lainnya dilantik bersama pasangan Bupati terpilih.

"Tentu sedih (kehilangan Thoriq Husler), karena kita berjuang bersama-sama. Tentu perasaan haru tetap ada, yaitulah takdir yang harus kita jalani," ucap Budiman Hakim kepada KABAR.NEWS.

Budiman Hakim juga mengajak masyarakat Lutim khususnya masyarakat Sulsel untuk mendoakan mendiang Almarhum Thoriq Husler.

"Insya Allah mudah-mudahan perjuangan Almarhum ini, bisa mendapatkan tempat yang layak (di sisi Allah SWT). Saya mohon doa ta untuk Almarhum," ucapnya. 

Saat disinggung, program kerja 100 hari ke depan menjadi Wakil Bupati Lutim, Budiman Hakim mengaku akan menjalankan program sesuai APBD 2021 yang sudah ditetapkan di DPRD Luwu Timur. 

"Yah tentu kita lihat, APBD kita sudah tetapkan di sana. Tentu kami akan rapat terus terkait hal yang Insya Allah kita akan kerjakan (100 hari ke depan) karena APBD kan sudah ditetapkan jadi itu sudah pasti kita jalankan secara bersama-sama," ungakpnya.

Tak hanya itu, ia menyatakan bahwa penanganan Covid-19 di daerahnya merupakan prioritas utama pada awal masa baktinya. Apalagi, dirinya mengibaratkan Covid-19 dan roda perekonomian harus diseimbangkan.

"Itu yang harus kita jalankan. Itu prioritas pertama. Covid-19 dengan pertumbuhan ekonomi kita harus sejalan secara beriringan, antara rem dan gas ini harus seimbang. Covid-19 menjadi remnya, yah roda perekonomian harus juga menjadi prioritas supaya ada keseimbangan,"  tuturnya. 

Penulis : Darsil Yahya/A