Brimob Polda Sulsel Sulap Rantis Jadi Bilik Vaksinasi Covid-19

- Dilengkapi AC hingga televisi

Brimob Polda Sulsel Sulap Rantis Jadi Bilik Vaksinasi Covid-19
Perempuan memasuki kendaraan taktis Brimob Polda Sulawesi Selatan yang difungsikan sebagai bilik vaksinasi Covid-19 di lokasi Car Free Day Boulevard Makassar, Minggu (19/12/2021). (KABAR.NEWS/Arya Wicaksana)






KABAR.NEWS, Makassar - Keterlibatan Polri mempercepat vaksinasi Covid-19 dimaksimalkan dengan menyulap kendaraan taktis atau rantis menjadi bilik penyuntikan vaksin. Hal itu dilakukan oleh anggota polisi dari Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel). 


Rantis jenis bus ini dimodifikasi menjadi ruangan kecil yang multi-fungsi. Kendaraan tersebut diterjunkan pada kegiatan vaksinasi Brimob Polda Sulsel di lokasi Car Free Day (CFD) Boulevard Makassar, Minggu (19/12/2021).


Kepala Seksi Kesehatan dan Jasmani Brimob Polda Sulsel Iptu Asis Mappisona mengatakan, selama pandemi Covid-19, rantis tersebut diterjukan sebagai bilik vaksinasi khususnya untuk perempuan.


"Jadi ini kendaraan taktis yang kita modifikasi untuk vaksinasi. Ini bukan baramuda, ini mobil komando yang kita variasi bagaimana caranya supaya bisa melayani vaksinasi. Dan alhamdulillah berfungsi dengan baik," kata Asis saat ditemui KABAR.NEWS di lokasi CFD Boulevard Makassar.


Bilik vaksinasi dalam rantis tersebut berukuran kurang-lebih 5x2 meter. Terlihat ada televisi kecil, kursi sofa minimalis dan meja lipat yang melekat pada dinding. 


Selain itu, bilik vaksinasi ini juga dilengkapi air conditioner (AC) atau pendingin ruangan dan diterangi sedikitnya tujuh buah lampu. Pintu bilik terletak di samping dan belakang rantis.


Dinding pada rantis Brimob Polda Sulsel tersebut dimodifikasi dengan motif vinyl kayu sehingga tampak elegant. Juga ada beberapa laci kecil yang melekat pada dinding. 


"Kalau ada demo-demo pak di fly over, rantis ini biasa jadi tempat pimpinan kami untuk rapat dan beristirahat," tandas Asis.


Selama tiga jam melakukan giat di CFD Boulevard Makassar, bilik vaksinasi di dalam rantis tersebut dimaksimalkan untuk melayani peserta perempuan dengan vaksinator perempuan pula.


Penulis: Irvan Abdullah/C