Skip to main content

BPKH Resmi Tunjuk Bank Sulselbar Penerima Setoran Haji

Hakdk
Penyerahan SK penetapan Bank Sulselbar sebagai penerima setoran haji di Hotel Claro. (Dok. Humas Sulsel)

KABAR.NEWS, Makassar- Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menetapkan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulselbar sebagai Bank penerima setoran haji. Itu setelah BPKH menyerahkan Surat Keputusan (SK) ke Bank Sulselbar di Hotel Claro, Senin (17/2/2020).

 

Ini sesuai dengan UU 34 Tahun 2014, PP No 5 Tahun 2018 dan Peraturan BPKH No 4 Tahun 2018, BPKH berwenang untuk memilih dan menetapkan Bank Umum Syariah atau Unit Usaha Syariah sebagai BPS BPIH mitra dalam pengelolaan Keuangan Haji.

 

Anggota Badan Pelaksana BPKH, Izkandar Zulkarnain mengatakan dengan penetapan ini diharapkan masyarakat yang berada di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menjadi lebih mudah dalam mendaftar haji.

 

“Jumlah pendaftar haji Sulawesi Selatan yang berusia dibawah 40 tahun (Haji Usia Muda) termasuk diatas rata-rata nasional. Antusiasme masyarakat yang tinggi dalam menjalankan ibadah haji terlihat dengan lamanya antrian haji wilayah Sulsel mencapai 39 tahun dan Sulbar yang mencapai 30 tahun," kata Izkandar.


 Haha


Pihaknya berharap masyarakat yang memiliki niat berhaji segera mendaftar haji sejak usia muda, agar pada saat pelaksanaan haji masih dalam kondisi fit dan terhindar dari risiko tinggi tesehatan penyakit degeneratif.

 

Serah terima surat keputusan Penetapan ini diterimakan oleh Anggota Komisi VIII, Rapsel Ali kepada Plt Direktur Umum Bank Sulselbar, Irmayanti. Disaksikan Oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, beserta Anggota Dewan Pengawas BPKH Hamid Paddu, anggota DPR RI Syamsu Niang, Anggota Badan Pelaksana BPKH Iskandar Zulkarnain.

 

Anggota Dewan Pengawas BPKH, Hamid Paddu menambahkan dengan penetapan fungsi penerima ini, diharapkan pada masa yang akan datang Bank Sulselbar dapat menjalin kerjasama lebih lanjut, menjadi Mitra Investasi pengelolaan dana haji dalam bentuk investasi seperti Pembiayaan yang diterima, Joint Financing dan KIK EBA Syariah.

 

"Penetapan fungsi ini akan menjadi awal yang baik untuk meningkatkan peran Bank Sulselbar berkontribusi bagi pembangunan wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat," ungkap Hamid Paddu. 

 

Terkait penetapan fungsi penerima Bank Sulselbar ini, BPS BPIH yang ditetapkan harus memenuhi persyaratan kesehatan bank, persyaratan teknologi informasi dan virtual account, pengembangan produk, permodalan, jumlah jemaah dan kemampuan cash management.

 

Pada Tahun 2019 Pendaftar haji Sulselbar tercatat mencapai 33.200 jemaah, dengan 47 % diantara nya merupakan pendaftar di bawah 40 tahun.

 

loading...