Skip to main content

Bos Narkoba Sapiria Ditembak Polisi

pelaku narkoba
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo dan Kasat Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Diari Astetika saat konferensi pers di Mapolrestabes Makassar, Kamis (6/12/2018) siang. (IST)

 

KABAR.NEWS, Makassar - Tim Elang Sat Narkoba Polrestabes Makassar berhasil meringkus otak di balik peredaran narkoba di Kampung Sapiria dan Kampung Gotong, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

 

Dalam pengungkapan itu, tim Elang berhasil meringkus sepasang suami istri (pasutri) bernama Tompo alias Cikal (28) dan Nurfadilla Wahi (20). Mereka ditangkap di rumah kosnya, Jalan Teuku Umar, Makassar, Rabu (5/12/2018) malam.

 

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, penangkapan berawal dari pengakuan beberapa pengguna hingga pengedar, yang sebelumnya telah diamankan. Hasil pemeriksaan, barang tersebut di dapatkan dari Cikal.

 

"Pelaku merupakan target operasi. Pasutri ini adalah bandar atau otak pelaku yang sering memasok narkotika jenis sabu di Sapiria dan Gotong," ucap Wahyu Dwi Ariwibowo saat konferensi pers di Mapolrestabes Makassar, Kamis (6/12/2018) siang.

 

Dia menerangkan, penangkapan yang dipimpin Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika ini, dengan cara membuntuti pelaku hingga di kamar kosnya. Saat itulah anggota langsung menggerebek dan menangkap para pelaku. "Hasil penggeledahan di dalam kamar, ditemukan dua paket sabu-sabu," tambahnya.

 

Selanjutnya, Tim Elang Sat Narkoba Polrestabes Makassar langsung melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti lain. Namun dalam perjalanan, pelaku berusaha melarikan diri dan tidak mengindahkan tembakan peringatan.

 

"Terpaksa kami lumpuhkan dan kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 112 ayat 2 atau 114 ayat 2 nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup," pungkasnya.

 

  • Lodi Aprianto

 

loading...