BNPT Akui 2 Bomber Gereja Katedral Makassar Tak Terpantau

BNPT mengaku dua bomber Gereja Katedral Makassar merupakan bagian kajian di Villa Mutiara.

BNPT Akui 2 Bomber Gereja Katedral Makassar Tak Terpantau
Kepala BNPT, Boy Rafli Amar. (Foto: KABAR.NEWS/Fitria Nugrah Madani)






KABAR.NEWS, Makassar - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut dua bomber Gereja Katedral Jalan Kajaolalido Makassar tidak terpantau. Padahal, bomber perempuan berinisial YGF mengikuti kajian Villa Mutiara. 

Kepala BNPT, Komisaris Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan bahwa dua pelaku tersebut tidak diketahui sebelumnya. Dirinya juga mengakui bahwa kedua pelaku tak terpantau. 

"Jadi inikan kemarin tidak diketahui yang dua ini, tapi bagian dari kajian Villa Mutiara. Tapi mereka merupakan yang tidak tertangkap," ujarnya saat di Kediaman Wali Kota Makassar, Jalan Amirullah, Selasa (30/3/2021). 

Sementara, anggota JAD yang sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan pada aksi penggerebekan terduga teroris pada Januari 2021 telah dipulangkan. Menurut Boy Rafli, pemeriksaan yang dilakukan harus objektif jika memang memiliki terduga teroris tersebut tak memenuhi unsur pidana. 

"Dalam pemeriksaan harus objektif, ketika unsur-unsur pidanya tidak kuat, maka penyidik wajib mengembalikan ke keluarga," kata dia.

Namun pihaknya menjamin bahwa proses monitoring tetap dilakukan pasca pemeriksaan. Ia menegaskan bahwa pemeriksaan dilakukan sebelumnya pada sejumlah terduga teroris tersebut dilakukan secara objektif. 

"Jadi tidak semua yang ditangkap pasti bersalah, pasti nanti ada pemeriksaan yang lebih objektif," ucapnya.

Penulis: Fitria Nugrah Madani/A