BNPB: 3 Meninggal, 2000 Warga Mengungsi Akibat Gempa Majene

Hotel Maleo dan Kantor Danramil Majene rusak.

BNPB: 3 Meninggal, 2000 Warga Mengungsi Akibat Gempa Majene
Gempa magnitudo 6,2 terjadi di Majene, Sulawesi Barat. (BMKG)






KABAR.NEWS, Mamuju - Gempa bumi magnitudo 6,2 pada Jumat dini hari (15/1/2021), menghancurkan sejumlah bangunan di Provinsi Sulawesi Barat, khususnya di Majene dan Mamuju. Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) mendata kantor Gubernur Sulbar dan Hotel Maleo roboh. 

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati mengatakan akibat gempa magnitudo 6,2, tiga orang meninggal dunia dan 24 warga mengalami luka-luka. 

"Saat ini kurang lebih 2000 ribu warga mengungsi pasca gempa dan saat ini masih dilakukan pendataan," ujarnya melalui keterangan tertulisnya kepada KABAR.NEWS. 

Selain korban meninggal dunia, sejumlah gedung di Kabupaten Mamuju dan Majene roboh. BNPB mencatat sejumlah bangunan roboh diantaranya Hotel Maleo Mamuju, Kantor Gubernur Sulbar, Kantor Danramil Malunda, dan satu puskesmas di Majene. 

"Rumah rusak ada 62 unit di Majene. Sementara di Mamuju kita masih melakukan pendataan. Jaringan listrik juga padam," kata dia. 

Seorang warga Mamuju, Herlina (32) mengaku saat ini dirinya mengungsi pasca gempa yang terjadi dua kali dalam waktu 24 jam. Lina sapaan akrabnya mengaku takut jika terjadi kembali gempa, meski rumahnya tidak roboh. 

"Rumahku tidakji (roboh), cuma barang kayak piring, lemari, tv ambruk semua. Masih takut kembali ke rumah," kata dia. 

Pegawai lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat ini mengaku untuk melihat kondisi rumah, ada adiknya yang sering memantau. 

"Ada adik ku yang tadi sempat ke rumah lihat kondisi rumah," kata dia. 

Gempa bumi kembali terjadi di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) pada Jumat (15/1/2021) dini hari sekitar pukul 02.25 WITA.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa kali ini berkekuatan 6,2 skala richter yang terpusat di 6 Kilometer Timur Laut Majene - Sulbar. Gempa ini tidak berpotensi Tsunami.

"Gempa Mag:6.2, 15-Jan-21 01:28:17 WIB, Lok: 2.98 LS,118.94 BT (6 km TimurLaut MAJENE-SULBAR), Kedalaman:10 Km, tidak berpotensi tsunami," tulis akun Twitter @InfoBMKG.

Getaran gempa Majene pada Jumat dini hari terasa sampai ke wilayah Luwu Raya, Sulsel, yang jaraknya 275 km lebih dari titik koordinat gempa. Khususnya di Kota Palopo, getaran gempa cukup kuat hingga menyebabkan bingkai foto dalam rumah tembok bergoyang.