Skip to main content

Blak-blakan Nurdin Halid soal Harta Kekayaan Rp167 Miliar 

KABAR.NEWS/Irvan
Bakal Calon Gubernur Sulsel Nurdin Halid. (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)


KABAR.NEWS, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan proses revisi dan verifikasi terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kandidat Pilkada Serentak 2018 di situs resmi mereka kpk.go.id.

Untuk Pilkada Sulawesi Selatan (Sulsel), nama Bakal Calon Gubernur Nurdin Halid keluar sebagai salah satu kandidat paling tajir di Pilkada Sulsel. Dari 8 Kandidat di Pilgub, Nurdin Halid memiliki kekayaan yang cukup fantastis. Harta milik Koordinator Bidang (Koorbid) Pratama DPP Golkar itu mencapai Rp167 Miliar atau berjumlah total Rp167.869.362.322 Miliar. 

Baca Juga: 

Diketahui di antara seluruh figur lainnya baik di Pemilihan Bupati (Pilbup), Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot), maupun Pemilihan Gubernur (Pilgub) di Sulsel, nama Bakal Calon Wali Kota Palopo Andi Ikhzan Abd. Mutthalib merupakan kandidat terkaya dengan harta kekayaan mencapai Rp205 Miliar atau total Rp205.149.000.000.

Arya

Posisi Nurdin Halid menyusul di peringkat kedua kandidat paling tajir di Sulsel. Lantas apa tanggapan tokoh yang telah malang melintang di Perpolitikan Indonesia ini?. Kepada KABAR,NEWS, kandidat yang dikenal dengan akronim NH ini memberikan penjelasan soal LHKPN-nya itu. Ia mengaku ingin bersikap transparan dan tak mau menutup-nutupi jumlah kekayan yang sebenarnya.

“Kan itu rezeki dari Allah, tidak bisa kita tolak dan tidak bisa kita sembunyikan. Saya orang yang jujur menyampaikan apa adanya, saya tidak terbiasa menyembunyikan sesuatu yang seharusnya saya kemukakan. Jadi saya jujur aja,” kata NH di Jakarta, Senin (22/1/2018).

Nurdin yang maju berpasangan dengan Anggota DPD RI Aziz Qahhar Mudzakkar menuturkan, ada dua hal yang membuat harta kekayaannya meningkat signifikan. Pertama soal peningkatan nilai aset-asetnya Bersama sang istri yang telah dimiliki sejak tahun 1980 lalu.

“Dan memang ada dua hal yang membuat itu signifikan kenaikannya, pertama bahwa nilai hasil saya yang dimiliki oleh istri saya sejak tahun 80-an itu mempunyai nilai yang berlipat ganda, misalnya saya ada rumah di Makassar, misalnya,” ujarnya. 

“Dulu saya beli Rp25 juta sekarang menjadi Rp15 Miliar. Dan itu tahun 80-an, kemudian tahun 85, misalnya seperti itu. Saya ada ruko di Makassar dulu beli Rp350 juta sekarang Rp25 Miliar. Jadi penambahan nilai aset itu terutama karena penambahan nilai NJOP (Nilai Jual Objek Pajak),” lanjut Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) ini.

Selain itu kata NH, selama 16 tahun ini jelas ada penambahan harta pasca dirinya melaporkan pada tahun 2002 lalu. Apalagi lanjutnya, dirinya memang seorang pengusaha sebelum melenggang sebagai Politisi di Partai Golkar.

“Yang kedua memang, ada tambahan harta. Ya masa dari tahun 2002 saya laporkan harta kekayaan kemudian 16 Tahun tidak bertambah harta, dan saya kan pengusaha sejak tahun 80-an kan,” pungkasnya.

Baca Juga: 

 

Sebelumnya, Kabiro Humas KPK Febri Diansyah menuturkan, batas waktu perbaikan bagi kandidat yang telah menyerahkan data kekayaan mereka hingga 19 Januari 2018.

“Waktu perbaikan memang masih ada sampai dengan 19 Januari,” ungkap Febri.

LHKPN sendiri merupakan salah satu syarat pencalonan kepala daerah. Dari data di situs e-LHKPN KPK, telah ada 1.159 orang bakal calon kepala daerah di Pilkada serentak 2018 yang telah melaporkan harta kekayaannya. Berdasarkan data yang diberikan KPU ke KPK disebutkan sekitar 1.150 orang calon kepala daerah yang harusnya menyerahkan LHKPN.

Berikut Daftar Lengkap Kekayaan Kandidat di Pilkada Sulsel 2018:

1.Pemilihan Gubernur Sulsel 

-Nurdin Halid (Cagub): Rp167.869.362.322
-Aziz Qahhar Mudzakkar (Cawagub): Rp1.493.932.663
- Agus Arifin Nu'mang (Cagub): Rp7.099.514.828
-Tanribali Lamo Salim  (Cawagub): Rp15.648.251.748
- Nurdin Abdullah (Cagub): Rp. 53.156.661.408. 
- Andi Sudirman Sulaiman (Cawagub): Rp. 9.158.429.742
-Ichsan Yasin Limpo (Cagub): Rp20.053.239.174
-Andi Mudzakkar (Cawagub): Rp8.833.429.888

2. Kota Makassar

- Moh. Ramdhan Pomanto (Petahana Wali Kota) : Rp. 79.732.759.695
- Indira Mulyasari Paramastuti (Calon Wakil): Rp. 1.467.891.602
- Andi Rachmatika Dewi (Calon Wakil): Rp. 28.938.204.309
- Munafri Arifuddin (Cawalkot): Rp5. 317.531.672

3. Kabupaten Bantaeng 

- Andi Sugiarti Mangun Karim (Cabup): Rp. 5.194.202.931
-Alam Syahruddin (Cawabup): Rp510.000.000
-Andi Baso Fahrir (Cabup): Rp4.002.384.928
-Andi Mappatoba (Cawabup): Rp9.348.977.602
-Muh. Alwi (Cabup): Rp.8. 045.048.222
- H. Sahabuddin (Cawabup): Rp. 8.838.466.753
- Ilham Azikin (Cabup): Rp. 7.177.510.522
- Muhammad Ilham Rifurio (Cawabup): Rp. 4.913.984.949
-Nurdin Halim (Cawabup):Rp4.090.000.000

4. Kabupaten Bone 

- Andi Fahsar Padjalangi (Petahana Bupati): Rp. 13.303.232.438
-Ambo Dalle (Cawabup): Rp6.636.907.662
-Rizalul Umar (Cabup): Rp28.502.941.758
-Andi Mappamadeng Dewang (Cawabup): Rp2.840.000.000

5. Kabupaten Enrekang 

-Muslimin Bando (Petahana Bupati): Rp30.731.100.000
- Asman (Cabup): Rp. 414.503.539

6. Kabupaten Jeneponto 

- A. Baharuddin Baso Jaya (Cabup): Rp. 8.073.530.002
- Andi Tahal Fasni (Cawabup): Rp. 591.040.477
-Iksan Iskandar (Petahana Bupati): Rp. 9.772.274.458
-Isnaad Ibrahim (Cawabup): 3.642.546.505
-Muhammad Sarif (Cabup): 2.831.452.530
-Muhammad Kasmin (Cabup): Rp15.535.089.289
-Mulyadi Mustamu (Cabup): Rp30.619.826.513
-Paris Yasir (Cawabup): Rp11.683.489.616

7. Kabupaten Sidrap 

- Fatmawati Rusdi (Cabup): Rp. 55.388.950.315
- Dollah Mando (Cabup): Rp. 289.143.520
-A. Ikhsan Hamid (Cabup): Rp4.131.907.386
- H. Abdul Majid (Cawabup): Rp. 9.763.187.622
-Soalihin (Cabup): Rp 974.687.903
-M. Reski Jabir (Cawabup): Rp3.154.588.628
-Mahmud Yusuf (Cawabup): Rp34.510.500.000
-Muhammad Nasiyanto (Cawabup): Rp3.425.381.702

8. Kabupaten Sinjai

-A. Kartini (Cawabup): Rp675.475.433
-Andi Seto Gadhista Asapa (Cabup): Rp33.977.500.000
-Mizar Roem (Cawabup): Rp6.378.465.577
- Andi Mahyanto Mazda (Cawabup): Rp7.495.479.625
- Sabirin Yahya (Petahana Bupati): Rp. 3.629.492.569
- Takyuddin Masse (Cabup): Rp. 2.345.319.408

9. Kabupaten Wajo

- Anwar Sadat (Cawabup): Rp7.926.490.350
-Amran (Cawabup): Rp14.021.135.531
-Amran Mahmud (Cabup): Rp1.335.433.848
-Baso Rakhmanuddin (Cabup): Rp3.754.546.022

10. Kota Palopo 

- Andi Ikhzan Abd. Mutthalib (Cawalkot): Rp205.149.000.000.
-Andi Togellangi Sulthani (Calon Wakil): Rp708.000.000
-Budi Sada (Calon Wakil): Rp1.006.712.472 
- Ahmad Syarifuddin Daud (Cawalkot): Rp. 1.625.727.867
- Haidir Basir (Cawalkot): Rp. 10.689.099.821
- M Judas Amir (Petahana Wali Kota): Rp. 11.744.045.389
- Rahmat Masri Bandaso (Calon Wakil): Rp. 1.502.230.960

11. Kota Parepare 

-Achmad Faisal Andi Sapada (Cawalkot): Rp2.653.912.520
-Asriady Samad (Calon Wakil): Rp10.543.596.133
- A. Zulfadli (Calon Wakil): Perlu Perbaikan
- M Taufan Pawe (Petahana Wali Kota): Rp. 32.345.734.418
- Pangerang Rahim (Calon Wakil): Rp. 1.299.888.773
- Taqyuddin Djabbar (Cawalkot): Perlu Perbaikan

12. Kabupaten Luwu 

-Wahyu (Cawabup): Rp2.000.656498
-Emmy Talessang (Cawabup): Rp24.113.632.730
-Patahudding (Cabup): Rp3.026.420.376
-Basmin Mattayang (Calon Bupati): Rp.3.700.000.000
- Buhari Kahar Mudzakkar (Calon Bupati): Rp3.057.300.000
- Syukur Bijak (Calon Wakil Bupati): Rp. 1.839.948.376

13. Kabupaten Pinrang 

-Usman Marham (Cawabup): Rp44.500.198.934
-Andi Irwan Hamid (Cabup): Rp5.645.084.486
-Ahsan (Cawabup): Rp45.155.000
-Alimin (Cawabup): Rp1.233.441.842
-Andi Sofyan (Cawabup): Rp325.000.000
-Hamka Mahmud (Cabup): Rp1.126.278.082
- Abdul Latif (Cabup): Rp6.398.768.734
- Jamaluddin Jafar Jerre (Cabup): Rp8.962.341.364