BKD Makassar: Lelang Jabatan Urgent Dilakukan

Lelang jabatan untuk mengisi posisi kepala dinas lingkup Pemkot Makassar yang kosong.

BKD Makassar: Lelang Jabatan Urgent Dilakukan
Komisi A DPRD Makassar menggelar RDP dengan BKD Makassar terkait lelang jabatan. (Foto: KABAR.NEWS/Rahma Amin)






KABAR.NEWS, Makassar - Sekretaris BKPSDM Kota Makassar, Basri Rahman menilai kalau proses lelang jabatan urgen dilakukan. Proses ini dianggap akan membantu karir ASN dengan menempatkan mereka dalam jabatan yang strategis.

"Kalau menurut kacamata kami ini sebenarnya urgent (sangat penting), komposisi pimpinan ini kalau tidak terisi pasti tidak maksimal," kata Basri saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi A DPRD Makassar, Selasa (16/2/2021).

Meski sejumlah anggota DPRD Makassar berpandangan proses lelang jabatan terkesan dipaksakan, Basri membantah hal tersebut. Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar hanya berupaya melakukan hal ini sebaik mungkin.

"Jadi ini urgent dan memang izinnya baru keluar. Ini akan kami usahakan juga anggarannya karena anggaran pokok sebenarnya itu ada," kata dia

Basri mengaku ada urgensi khusus harus dipenuhi oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar utamanya dalam mengisi jabatan yang lowong tersebut. "Apalagi dalam waktu dekat jabatan lowong akan kembali bertambah dengan pensiunnya sejumlah kepala OPD," ucapnya.

Anggota Komisi A, Kasrudi beralasan, peserta lelang jabatan harusnya diumumkan secara terbuka. Namun faktanya, nama peserta lelang baru disampaikan seusai Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin dan Mohammad Ramdhan Danny Pomanto melakukan pertemuan, Senin (15/2/2021).

"Setahu saya, kalau pengumuman lelang nama peserta disampaikan harus terbuka (transparan) yang setahu kami, tidak pernah kami lihat di media ada pengumuman. Bahkan hasil lelang itu sekarang baru pi kami lihat (online) tahapan, tim seleksi pansel juga siapa, kami tidak tahu," ucap Kasrudi.

Penulis: Rahma Amin/B