Skip to main content

BK Didesak Rilis Legislator "Malas" Ikut Paripurna, Kopel: Agar Publik Dapat Referensi

BK Didesak Buka Daftar Hadir Legislator, Kopel: Yang Malas Itu Tidak Dipilih Kembali
Ilustrasi rapat paripurna DPRD Sulsel. (KABAR.NEWS/Arya Wicaksana)


KABAR.NEWS, Makassar - Komite Pemantau Legislatif (Kopel) mendesak Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk membuka secara transparan kepada publik mengenai daftar kehadiran Anggota DPRD dalam rapat paripurna.




Direktur Kopel, Musaddaq, mengatakan perilaku malas anggota dewan dalam mengikuti rapat-rapat paripurna atau alat kelengkapan lainnya sudah seharusnya dipublikasaikan sebagaimana yang telah dilakukan oleh BK sebelumnya. 

 

"Kami desak badan kehormatan agar merilis anggota dewan malas di momentum akhir tahun ini agar publik dapat referensi terhadap anggota dewan malas sehingga ke depan mereka yang malas itu tidak dipilih kembali," kata Musaddaq, kepada KABAR.NEWS, Senin (10/12/2018).

 

Diketahui BK baru saja mengungkap data absensi anggota DPRD Sulsel dalam rapat paripurna sepanjang tahun 2018. Mereka yang tingkat kehadirannya berasal dari semua fraksi.



Hanya saja data tersebut belum direkapitulasi oleh BK. Nama-nama anggota DPRD Sulsel yang rendah kehadirannya dan diberitakan sebelumnya, adalah hasil rekapitulasi awak media.

 

Musaddaq menambahkan, perilaku malas anggota dewan dalam mengikuti rapat ini merupakan titik awal korupsi di legislatif Sebab kata dia, legislator telah mengabaikan tugas dan fungsinya yang telah dimandatkan oleh rakyat.


Kopel
Direktur Kopel, Musaddaq. (IST)

 


"Citra buruk ini saya kira pekerjaan rumah yang berat untuk mengembalikan marwah DPRD sebagai institusi terhormat," pungkas Musaddaq.


Sementara Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel, Kadir Halid yang dimintai tanggapannya mengenai beberapa legislator golkar yang tingkat kehadirannya memprihatinkan, tidak menjawab pertanyaan wawancara yang diajukan KABAR.NEWS.


Berikut ini nama-nama Anggota DPRD Sulsel yang rendah tingkat kehadirannya dalam rapat paripurna sepanjang 2018:

 

Fraksi Golkar: Sofyan Syam, Andi Zunnun Halid, Armin Mustamin Toputiri.


Fraksi Demokrat: Ina Nursyamsina Aroepala, Syahrir dan Andi Irwan Patawari.


Fraksi Gerindra: Rusdin Tabi, Erna Amin dan Anas Hasan.


Fraksi PAN: Syamsuddin Karlos, Husmaruddin dan Andi Jamaluddin Jafar.


Fraksi NasDem: Desi Susanti Sutomo, Pendi Bangadatu, dan Arum Spink. 


Fraksi PPP: Abd Hafid Pasiangan, Asrul Makkaraus dan Syahrir Langko.


Fraksi PKS: Baso Syamsu Rizal, Taslim Tamang dan Ariady Arsal. 


Fraksi Hanura: Ali Usman dan Wahyuddin


Fraksi PDI Perjuangan: Abdullah Tappareng, Sarce Bandaso, Dan Pongtasik. 


Fraksi Ummat Bersatu: Hengky Yasin, Suzanna Kaharuddin, Jumardi Haruna


Pimpinan Dewan: Ashabul Kahfi dan Syaharuddin Alrif