BIN pilih Vaksinasi Massal di Bantaeng karena Banyak Hoaks

Angka vaksinasi di Bantaeng masih rendah

BIN pilih Vaksinasi Massal di Bantaeng karena Banyak Hoaks
Kegiatan vaksinasi Covid-19 yang digelar Badan Intelijen Negara di Pesantren DD Mattoanging, Bantaeng, Kamis (16/9/2021). (KABAR.NEWS/Akbar Razak)






KABAR.NEWS, Bantaeng - Badan Intelijen Negara (BIN) bekerja sama Pemerintah Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), menggelar vaksinasi Covid-19 secara massal untuk pelajar. Vaksinasi massal di pustakan di Pondok Pesantren DDI Mattoanging, Bantaeng, Kamis (16/9/2021).


Kepala BIN Daerah Sulsel Brigjen Dwi Suryatmojo mengatakan vaksinasi bagi pelajar akan dilakukan sampai bulan Desember tahun ini. BIN akan turun membantu pemerintah daerah yang terkendala program vaksinasi Covid-19.


"Daerah - daerah mana kira-kira yang banyak kendalanya kita akan masuk di situ untuk membantu pemerintah daerah dalam penyebaran vaksinasi ini," ujar Dwi Suryatmojo kepada KABAR.NEWS di Bantaeng.


Dwi menjelaskan, vaksinasi Covid-19 yang digelar BIN harus mencakup 5 ribu orang sehari dan seminggu sebanyak 15 ribu orang. Kegiatan ini sudah dilakukan sejak bulan Agustus.


"Ketika masyarakat sudah kesadaran mudah-mudahan herd immunity secara mebyeluruh di provinsi sulsel bisa tercapai," jelas Dwi.


BIN memilih Bantaeng sebagai salah satu lokasi vaksinasi massal lantaran jarak daerah ini dinilai sangat jauh dari ibu kota Provinsi Sulsel.


"Kita lihat juga karena animo masyarakat untuk bervaksin. Di sini kemarin, saya berdiskusi dengan bapak bupati bahwa salah satu faktor pendukung BIN memilih lokasi ini, karena banyak masyarakat yang masih ogah divaksin," kata Dwi.


"Kendalanya kurang sosialisasi ke masyarakat sehingga kita harus pacu masyarakat untuk mau bervaksin. Banyak hoaks-hoaks yang beredar karena informasi tidak baik tentang vaksin ini. Sehingga BIN perlu datang sini untuk meng-counter hoaks tersebut," tandasnya.


Penulis: Akbar Razak/A