Bimtek LPPD dan LKIP, Bupati Bone: Recofusing Anggaran untuk Covid-19

Bupati Bone meminta seluruh anggaran tidak relevan untuk dicoret.

Bimtek LPPD dan LKIP, Bupati Bone: Recofusing Anggaran untuk Covid-19
Bupati Bone, Andi Fashar Padjalangi saat membuka bimtek LPPD dan LIJK di Hotel Mercure Makassar, Senin (16/2/2021). (Foto: Humas Pemkab Bone)












KABAR.NEWS, Bone - Pemerintah Daerah kabupaten Bone gelar bimbingan teknis (bimtek) Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) oleh Bagian Tata Pemerintahan Setda Bone dan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) oleh Bagian Organisasi Setda Bone tahun 2020.

Bupati Bone, Andi Fashar Padjalani mengatakan adanya pandemi Covid-19 ini tentunya sangat berdampak pada kesehatan dan ekonomi masyarakat sehingga salah satu pendorong sehingga Pemerintah Daerah termaksud melakukan percepatan penggunaan anggaran kegiatan tertentu (Refocusing).

"Perubahan alokasi anggaran, dengan menunda atau membatalkan beberapa program dan kegiatan dianggap tidak relevan atau tidak dalam koridor prioritas tujuannya untuk penanganan dan antisipasi penyebaran Covid-19," ujarnya saat Bimtek di Hotel Mercure Makassar, Senin (16/2/2021). 

A Fahsar menambahkan bahwa Refocusing anggaran tentu berdampak pada pencapaian target kinerja program dan kegiatan perangkat daerah. Namun, refocusing bukan alasan untuk tidak produktif.

"Telah banyak penghargaan telah kita raih dalam kurung waktu Tujuh tahun, semua tidak lepas dari peranan bapak/ibu perumus perencana kegiatan. Dengan adanya kegiatan bimtek ini, tentu akan semakin memantapkan peranan perumusan kegiatan selanjutnya," ungkap Bupati Bone.

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana, Muh Zuhdi mengatakan pelaksanaan bimtek ini dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi aparat perencana perangkat daerah dalam menyajikan dokumen LPPD dan LKjIP yang berkualitas dan memenuhi unsur sesuai yang telah ditetapkan dalam aturan undang-undang.

"Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari dengan menghadirkan 39 perangkat daerah selaku tim penyusun perencana kegiatan diharapkan menghasilkan keluaran yang memiliki kapasitas dan kapabilitas," ujarnya.

Penulis: Syarif/C