Belum Setahun Beroperasi, Fasilitas Bandara Toraja Terus Meningkat

*Beroperasi sejak Maret 2021

Belum Setahun Beroperasi, Fasilitas Bandara Toraja Terus Meningkat
Apel pasukan pengamanan kedatangan Presiden Jokowi di Bandara Udara Toraja, Mengkendek, Rabu (17/3/2021). (KABAR.NEWS/Febriani)












KABAR.NEWS, Makale - Bandara Udara Buntu Kunik di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, mengalami perkembangan cukup baik pasca beroperasi pada Maret 2021. 


"Kita tahu sejak saja menjabat dari bulan Maret, kami pihak bandara sudah meningkatkan prasarana seperti penambahan pengoperasian runway juga peningkatan kapasitas terkait pesawat," kata Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Pongtiku - Toraja, Anas Labakara, kepada wartawan di Toraja, Jumat (24/12/2021).


Perkembangan Bandara Buntu Kunik yang dimaksud Anas antara lain, layanan penerbangan 4 kali seminggu untuk rute Tana Toraja-Kota Makassar. Pesawat yang digunakan pun bertambah kapasitas dari 45 penumpang menjadi 72.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Pongtiku - Toraja, Anas Labakara, memberikan keterangan kepada wartawan di kantornya, Jumat (24/12/2021). (KABAR.NEWS/Febriani)


Selain itu juga, ada peningkatkan prasarana dimana penambahan pengoperasian saat ini memiliki panjang runway 2 ribu meter dan lebar 30 meter, sementara terminal kedatangan dan keberangkatan bisa menampung hingga 1.500 penumpang.


"Sebagai kepala bandara, Saya selalu melakukan eksplorasi, bukan mengeksploitasi dalam rangka peningkatan pelayanan. Saya selalu mencari sumber - sumber baru untuk peningkatan pelayanan juga melakukan diskusi dengan pemilik hotel maupun dengan pemerintah, termasuk wartawan untuk bersama -  sama bergerak," kata Anas.


Dengan adanya capaian tersebut, Anas berharap publik atau masyarakat dapat mengetahui fungsi bandar udara sebagai salah satu simpul jaringan transportasi sekaligus pintu gerbang kegiatan perekonomian suatu daerah.


Keberadaan bandara juga sebagai pendorong serta penunjang kegiatan industri serta sektor perdagangan, terutama sektor unggulan di Toraja yakni parawisata.


"Semoga dengan adanya capaian yang baik ini, dan dibantu oleh rekan-rekan media. Kami rasa bandara Toraja akan dikenal lebih baik, bukan hanya menjual tiket tetapi juga memiliki nilai tersendiri bagi para penumpang," tandas Anas.


Penulis: Febriani/A