Belum Lunasi Tagihan, Listrik Sejumlah Kantor OPD Sinjai Terancam Disegel

*Kebijakan PLN Sinjai

Belum Lunasi Tagihan, Listrik Sejumlah Kantor OPD Sinjai Terancam Disegel
KWh salah satu pelanggan PLN Sinjai yang disegel atau diputus sementara. (KABAR.NEWS/Syarif)






KABAR.NEWS, Sinjai - Listrik sejumlah kantor organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, terancam diputus sementara karena rekening listrik bulan Januari belum dilunasi dan jatuh tempo.


"Kami melakukan koordinasi dengan mendatangi beberapa Instansi untuk kepastian pembayaran tagihan listrik, karena sudah lewat jatuh tempo dari tanggal 20," kata Bagian Pelayanan Pelanggan PLN Sinjai, Ridho Hidayah, saat dikonfirmasi via WhatsApp, Senin (24/1/2022).


Menurutnya, untuk prosedur pembayaran tagihan listrik dari tanggal 1 hingga 20 tiap bulan belum dibayar maka masuk kategori menunggak. Maka, ada sanksi denda keterlambatan dan pemutusan sementara.


"Kami tidak langsung putus, pasti koordinasi dulu dengan instansi terkait. Jika ada komitmen pembayaran maka akan kami tunggu. Tetapi jika tidak ada solusi pembayaran, maka kami jalankan sesuai prosedur dengan pemutusan sementara sesuai dalam Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) dan Perjanjian kerja sama antara PLN dengan Pemkab Sinjai," jelasnya.


Ridho membeberkan sejumlah kantor instansi Pemkab Sinjai telah melunasi tagihan listrik bulan Januari. Ada juga yang belum hingga jatuh tempo.


"Ada 5 Instansi Pemkab Sinjai yang menunggak tagihan listrik, namun 3 Instansi sudah menyelesaikan tunggakannya dan kami telah melakukan koordinasi, pihak instansi mengupayakan untuk menyelesaikan secepatnya," ungkapnya.


Penulis: Syarif/A