Belasan Terduga Teroris JAD Masih Diperiksa Densus 88 di Polda Sulsel

memastikan tidak ada lagi jaringan JAD di Sulsel

Belasan Terduga Teroris JAD Masih Diperiksa Densus 88 di Polda Sulsel
Penangkapan terduga teroris Anggota JAD beberapa waktu lalu.KABAR NEWS/Irvan Abdullah.






KABAR.NEWS, Makassar-- Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel), kini memperpanjang masa pemeriksaan terhadap belasan terduga teroris anggota Jemaah Ansharut Daulah (JAD) Sulsel.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E. Zulpan mengatakan, 17 orang anggota JAD itu masih ditahan di Mapolda Sulsel.

"Belum, masih diperpanjang pemeriksaannya, iya diperiksanya masih di Polda oleh Densus 88. Sabar yah," kata Zulpan kepada KABAR.NEWS, via seluler, Selasa (19/1/2021).

Zulpan menyatakan, tambahan masa pemeriksaan selama 14 hari, lantaran masih mempunyai kendala-kendala teknis.

"Kendalanya itu yang diperiksa banyak. Kita juga ingin memastikan tidak ada lagi jaringan JAD di Sulsel ini. Kalau ada, ini yang akan kita putus," ungkapnya.

Selain itu, kata Zulpan, penyidik juga harus menyesuaikan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme terkait proses pemeriksaan ini.

"Kewenangan UU Teroris itu memiliki waktu 7 hari, kemudian diperpanjang lagi sampai 14 hari untuk pemeriksaannya," ucap Zulpan.

Pemeriksaan kata perwira polisi berpangkat tiga bunga melati itu membutuhkan proses yang cukup panjang. "Ini yang masih didalami. Dicari tahu siapa-siapa yang berperan sebagai apa. Itu nanti yang bakalan diketahui. Benar. Kalau sudah diketahui tersangkanya baru akan kita ekspos kembali. Jadi biarkan dulu penyidik bekerja," bebernya.


Penulis : Reza Rivaldy/B