Skip to main content

Belanda Resmi Larang Penggunaan Cadar, Ini Sanksi Jika Melanggar

Belanda Resmi Larang Penggunaan Cadar, Ini Hukuman Jika Melanggar
Seorang perempuan muslim mengenakan burqa di tempat umum. (AFP/Bart Maat)

KABAR.NEWS, Amsterdam -  Pemerintah Belanda secara resmi melarang perempuan muslim untuk menggunakan pakaian yang menutupi wajah, seperti burqa atau cadar di tempat-tempat umum.


Baca juga: Facebook Tangguhkan 350 akun Palsu Terafiliasi ke Pemerintah Saudi

Larangan mengenakan burqa atau niqab di tempat umum, tertuang dalam undang-undang yang baru disahkan legislatif Belanda pada Juli tahun lalu dan melalui serangkaian perdebatan yang cukup panjang.


"Mulai sekarang, mengenakan pakaian yang menutupi wajah dilarang di fasilitas pendidikan, institusi publik, serta rumah sakit dan transportasi umum," kata kementerian dalam negeri Belanda dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis, dikutip dari Al Jazeera, Jumat (2/8/2019).


Berlakunya aturan tersebut, maka petugas keamanan diminta untuk memberi tahu orang-orang dengan pakaian yang menutupi wajah untuk menunjukkan wajah mereka. 


Jika mereka menolak menunjukkan wajah, konsekuensinya adalah setiap yang mengenakan burqa dilarang berada dan atau mengakses tempat umum dan didenda 150 euro atau setara Rp2,3 juta.


Namun, tidak jelas seberapa ketat aturan ini dapat ditegakkan. Sebab, di sektor transportasi umum misalnya, mereka tidak akan menurunkan penumpang yang menggunakan cadar karena akan menunda keberangkatan.


Baca juga: Unggah Foto Lepas Jilbab, Perempuan di Iran Terancam 10 Tahun Penjara

Begitu halnya di rumah sakit di Belanda, juga mengatakan mereka akan tetap merawat orang terlepas dari apa yang mereka kenakan.

 

Di Belanda sendiri, diperkirakan antara 100 dan 400 perempuan muslim mengenakan burqa atau niqab.